7 Kesalahan Terbesar Dalam Menggunakan Kartu Kredit

WHAT THEY SAID

Lebih baik mencegah daripada mengobati

anonim

Article by Konobe
Edited by Edison

kk22

Bermacam-macam kartu kredit

Baru-baru ini saya membaca berita di detik kalau NPL (non performing loan) kartu kredit di Indonesia sudah lebih dari 10%. Saya pun jadi teringat artikel yang ditulis Bung Edison Meneropong 2009: Ancaman Kredit Konsumen. Wah, tampaknya sudah mulai terlihat ya hasil prediksinya..

Meskipun ancaman macetnya kartu kredit mempunyai dampak yang cukup menakutkan terhadap perekonomian, artikel saya kali ini akan membahas masalah ini dari sisi yang lain, yaitu dari sisi si pemegang kartu kredit.

Ketika kartu kredit macet, tentunya yang ‘pusing’ bukan cuma Bank saja. Si pemegang kartu  kartu (umumnya) juga mengalami tekanan batin yang tidak kecil. Contohnya adalah seorang kenalan saya. Dia memiliki masalah dengan kartu kreditnya hingga gelisah dan stres. Hampir tiap hari  ia ditelepon oleh debt collector. Bukan cuma sekedar teguran yang diterimanya tetapi juga ancaman. Padahal, dari pengamatan  saya, dia termasuk orang yang cukup berada.

Jadi mengapa kenalan saya tersebut bisa sampai terjerat hutang  kartu kredit? Meskipun saya tidak tahu persis penyebabnya, tetapi kemungkinan besar ia melakukan salah satu (atau bahkan beberapa) dari 7 kesalahan terbesar dalam menggunakan kartu kredit. Jadi apa saja 7 kesalahan terbesar itu?

—–oOo—–

KESALAHAN no 1 : Tidak melunasi seluruh tagihan kartu kredit

Ini boleh dikatakan merupakan penyebab utama mengapa banyak orang yang terjerat dalam hutang kartu kredit. Tidak sedikit orang yang hanya membayar sejumlah “pembayaran minimum”. Ketika anda melakukan ini, maka saldo hutang yang tersisa akan terkena bunga yang sangat tinggi (bisa mencapai2,9%-4% per BULAN!) . Ketika anda melakukan kesalahan ini, maka ibaratnya anda sudah mengambil langkah pertama untuk masuk ke dalam jeratan hutang kartu kredit.

Lunasi seluruh tagihan kartu kredit anda!!!

KESALAHAN no 2 : Menganggap kartu kredit sebagai kartu debit (ATM)

Ini merupakan salah satu kesalahan yang paling fatal dalam menggunakan kartu kredit. Kartu Kredit bukanlah Kartu Debit (ATM). Hindari menarik uang cash dengan menggunakan kartu kredit karena ini akan dikenakan bunga dan biaya tarik tunai yang sangat tinggi (bahkan lebih tinggi daripada angka yang saya tuliskan di kesalahan no 1).

KESALAHAN no 3 : Menggunakan kartu kredit untuk membayar hutang

Kartu kredit termasuk ke dalam jenis hutang “Unsecured Debt”, alias hutang tanpa agunan. Hutang semacam ini dikenakan bunga yang tinggi. Oleh karena itu hutang semacam ini tidak tepat dipakai untuk modal usaha/bisnis karena akan sangat membebani kondisi keuangan usaha/bisnis anda.

Kesalahan lainnya yang tergolong ‘serupa’ adalah menggunakan kartu kredit untuk menutup ataupun membayar cicilan hutang tipe “Secured Debt”/hutang yang menggunakan jaminan. Hutang yang menggunakan jaminan (spt KPR, KMK, dll), bunganya secara umum lebih ringan. Oleh sebab itu jika anda menggunakan kartu kredit untuk membayar hutang tipe ini, berarti anda malah ‘menukar’ hutang yang bunganya lebih ringan dengan hutang yang bunganya lebih berat.

Salah satu ‘malapetaka’ terbesar dalam menggunakan kartu kredit terjadi ketika kesalahan no.2 dan kesalahan no.3 ‘dikombinasikan’. Contoh paling umum ‘malapetaka’ seperti ini adalah ketika pemegang kartu kredit mengambil uang tunai dengan kartu kredit yang satu untuk membayar tagihan kartu kredit yang lain.

KESALAHAN no 4 : Tidak disiplin mengontrol penggunaan Kartu Kredit dan tagihannya

Kesalahan ini biasanya berawal dari kalimat ‘Gesek aja dulu..’ dan lalu diikuti di akhir bulan dengan kalimat ‘Astaga!?! Kok gede amat tagihannya’.

Tentukan batas maksimum yang boleh anda ‘gesek’ setiap bulannya. Lalu kontrol dan catat setiap pemakaian kartu kredit anda setiap hari. Ketika jumlah pemakaian tersebut sudah mendekati batas maksimum yang anda tentukan, ‘segel’ kartu kredit anda, atau jika perlu (bagi yang lemah terhadap godaan belanja), tinggalkan kartu kredit di rumah.

Masih terkait dengan kesalahan no 4 ini, adalah tidak disiplin dalam pembayaran kartu kreditnya. Jangan menunggu hingga hari batas terakhir untuk melunasi kartu kredit anda, karena jika di hari tersebut anda sibuk/lupa/ada urusan mendadak, maka bisa-bisa tagihan tersebut jadi tidak terbayar.


KESALAHAN no 5 : Terlalu banyak memiliki Kartu Kredit

Semakin banyak Kartu Kredit yang anda miliki, semakin sulit bagi anda untuk mengontrol pengeluaran masing-masing kartu kredit. Dalam pelunasan kartu kredit pun anda akan lebih direpotkan karena perlu mengingat tanggal pelunasan masing-masing kartu agar tidak terlambat bayar.

Beberapa financial planner menyarankan untuk memiliki Kartu Kredit maksimal 3 saja. Kalau lebih dari itu, mungkin mulai bisa mempertimbangkan untuk menggunting sisanya.

KESALAHAN no 6 : Menganggap Kartu Kredit sebagai ‘Uang Tambahan’

Meskipun kedengarannya sulit dipercaya, tetapi tidak sedikit orang yang menganggap Kartu Kredit sebagai Uang Tambahan. Ketika permohonan kartu kreditnya disetujui, mereka pun kegirangan seperti mendapatkan ‘durian runtuh’. Seringkali ini lalu berujung dengan ‘pesta belanja’ menggunakan kartu kredit baru tersebut.

Memiliki kartu kredit bukanlah berarti bahwa anda mempunyai lebih banyak uang untuk dibelanjakan.

Kartu kredit bukanlah ‘berkah’, ‘rezeki’ ataupun ‘durian runtuh’.  Jika anda tidak bijak dalam menggunakannya, yang ada justru hanyalah ‘malapetaka’. Ingatlah bahwa Kartu kredit hanyalah merupakan alat bantu pembayaran dan bukan pendapatan tambahan. Anda bisa berhutang kepada bank dengan menggunakan kartu kredit, tetapi cepat atau lambat hutang kartu kredit tersebut tentu harus anda bayar.

KESALAHAN no 7 : Menggunakan kartu kredit untuk SEMUA belanja dan pembayaran

Tidak sedikit orang menggunakan kartu kredit untuk semua jenis pembelanjaan. Padahal, untuk beberapa jenis produk, akan lebih baik jika dibeli dengan menggunakan uang Cash.

Ketika anda berbelanja dengan kartu kredit, pihak penjual barang akan dikenakan biaya sebesar 2,5-3% dari harga transaksi itu oleh pihak bank. Untuk beberapa jenis produk (terutama yang margin labanya kecil), penjual barang tidak bersedia menanggung biaya tersebut, sehingga mengoper biaya tersebut kepada pembeli (alias anda).

Biasanya dalam kasus seperti ini, penjual akan mengatakan bahwa ‘Kalau memakai kartu kredit, kita kenakan charge X %’. Pada saat ini, biasanya charge ini sebesar 3,5%. Jika anda tetap membelinya dengan cara seperti ini, anda telah membayar bunga 3,5% hanya untuk ‘menunda’ sebentar membayar belanjaan itu. Padahal uang anda yang anda taruh di tabungan mendapatkan bunga yang jauh di bawah itu.

Bahkan jika penjual barang tersebut tidak mengenakan charge, cobalah untuk bertanya apakah ada diskon untuk pembelian cash. Seringkali anda akan mendapatkan potongan harga yang lumayan untuk pembelian dengan menggunakan uang Cash.

—–oOo—–

Untuk iseng-iseng, bisakah anda menjawab 2 pertanyaan trivia di bawah ini?

  • Nyonya Jangan Serakah (JS) berniat belanja baju senilai 1 juta rupiah di SOGO menggunakan KK baru miliknya. Nyonya JS berniat melunasi pembayaran dengan cara mencicil sebesar minimum payment (10% dari tagihan atau minimal 50ribu). Nyonya JS bingung, berapa lama ya kira-kira waktu yang diperlukannya untuk melunasi tagihan satu juta tersebut? Apakah 10 bulan, 1 tahun, atau?… Tolong dong Nyonya JS untuk menghitung. (dengan asumsi bunga Kartu Kredit 3%/bulan, bunga bulanan dan biaya tahunan 150rb/tahun dibayar di awal tahun, iuran tahun pertama gratis, tanpa biaya materai)
  • Tuan Jangan Serakah (JS) diberitahu oleh temannya mengenai pentingnya dana cadangan. Lalu, Tuan JS berniat mengikuti nasihat temannya dengan menjadikan KK sebagai dana cadangan. Tolong dong anda memberi masukan kepada Tuan JS apakah  keputusannya itu tepat atau tidak? (dengan alasannya)

klik disini untuk penjelasannya.

90 Comments

Filed under Perencanaan Keuangan

90 responses to “7 Kesalahan Terbesar Dalam Menggunakan Kartu Kredit

  1. putrie_kmps

    Wah coba menjawab :
    1. Selesai melunasi setelah 17 bulan. Dengan total yang dibayarkan menjadi Rp 1,181,190 (pokok + bunga + iuran)

    2. Keputusan salah, nanti bayar kartu kreditnya pake apa?

  2. NewCo

    Pertamaxkah??

    pertanyaan kesatu pusing ngitung-nya..

    klo yg kedua gw merasa sah2 aja klo KK dianggap sebagai dana cadangan,
    asal punya backup yg cukup likuid

  3. kaeda

    gimana sih ngitungnya? aku koq gak ketemu angka segitu?

  4. ibo0y

    1. Dgn asumsi tiap pmbayaran adlah batas minimum, bunga efektif dan 2x bayar bunga tahunan jadi 29 x nyicil dgn total pmbayaran Rp 1.707.222

    dgn asumsi bunga flat malah jd 71x nyicil dgn 5x bayar biaya tahunan msg2 150.000, totalnya Rp 3.882.643

    aduh,agakny salah itung nih, msa jd sgtu..pusing ah ngitungnya, hehehe

    2. keputusan salah, ngpain pny dana cadangan dgn bunga yg besar dan biaya2 yg besar,aplg kl bunganya flat, ntr yg ada malah trgoda bwt foya2 pke KK lg,hehe..
    mndingan jg kn ngumpulin dana cadangan dgn mnyisihkan pnghasilan tetap rutin qt.

    • konobe

      My bad, tadi lupa belum dihapus. Jadi dihitung dengan cara biasa aja. Karena bunga KK diitung dengan cara efektif.

  5. toto_lutu

    Heh..
    Yg bener 29 atau 71 yah?
    Lama amir..

  6. toto_lutu

    Eh sama kayak si ibo0y..
    Tapi total yg dibayarkan agak beda..
    1.708.088,69 atau 3.886.178,96

    Soal ke 2, sama kayak putrie_kmps. Logikanya dana cadangan dipakai ketika yg lain sudah tdk ada. Nah kalo kalo gak ada dana lagi trus gesek, bayarnya pake apa? Pasti nunggu pemasukan/gaji berikutnya.. Tapi..ini berarti di bulan itu dia mungkin ‘gak makan’ krn duitnya dipake buat lunasin KK. Atau kalaupun bayarnya nyicil, akan jadi sangat lama terlunasinya (itu juga kalo sempat).

  7. kita memang harus berhati-hati dalam memakai kartu kredit, karena membuat kartu kredit itu mudah, membayarnya yang sulit.

    • Credit Card Platinum?????? wuih…. untung saya selalu menolak bila ditawarkan…. karena ternyata yang paling cepat terditeksi oleh kantor pajak dari CREDIT CARD PLATINUM. Selamat bagi yang sudah memilikinya…tinggal tunggu waktu…hehehe

  8. sptnya mesti ditambahkan bahwa:

    1. cara penghitungan bunga yg dipakai adalah saldo harian rata-rata

    2. asumsi nyonya JS membeli bajunya di tanggal 1 bulan pertama

    3. Dan ingat sekali lagi, setiap bulan hanya membayar minimum

  9. adit

    Simple aja, ga usah pake kartu kredit….
    Pake aja kartu debet…..Selesai masalah dan gak pusing…

  10. balky

    nomor 1 ngga ngerti ngitungnya hehe..

    nomor 2… dana cadangan dlm bentuk cash? wah jangan pakai KK.. malah kena bunga….

  11. NewCo

    maap, maksudnya dana cadangan itu harus dipergunakan yah??

    kukirain sebagai dana darurat doang, cuman digunakan sewaktu-waktu klo kepepet. bener2 kepepet lho bukan untuk konsumsi

  12. Ibo0y

    Dana darurat dgn KK..
    Brarti g mgkn kn wktu kpepet bru bkin KKnya?
    Artiny kk dbkin sblm wktu kpepet,slma blm tiba wkt kepepet itu qt hrus mnanggung biaya dr KK pdhal g qt prgunakan..
    Kl gt lbh baik qt bkin dana cdangan dr hsil mnyisihkn pnghasilan kn??

    Egois mode on, hehehe..

  13. fel

    14 bulan baru lunas..yang harus dibayar +/- Rp.1.363.092,- bener ngak?

  14. biasanya aku pake kartu kredit … trus tagihan keluar lunasi… beres…

  15. putrie_kmps

    Tagihan awal Bunga Total Bayar
    1 1,000,000 – 1,000,000 100,000
    2 900,000 27,000 927,000 92,700
    3 834,300 25,029 859,329 83,430
    4 775,899 23,277 799,176 77,590
    5 721,586 21,648 743,234 72,159
    6 671,075 20,132 691,207 67,108
    7 624,100 18,723 642,823 62,410
    8 580,413 17,412 597,825 58,041
    9 539,784 16,194 555,977 53,978
    10 501,999 15,060 517,059 50,200
    11 466,859 14,006 480,865 50,000
    12 430,865 12,926 443,791 50,000
    13 543,791 16,314 560,105 54,379
    14 505,725 15,172 520,897 50,573
    15 470,325 14,110 484,434 50,000
    16 434,434 13,033 447,467 50,000
    17 397,467 11,924 409,391 50,000
    18 359,391 10,782 370,173 50,000
    19 320,173 9,605 329,778 50,000
    20 279,778 8,393 288,172 50,000
    21 238,172 7,145 245,317 50,000
    22 195,317 5,860 201,176 50,000
    23 151,176 4,535 155,712 50,000
    24 105,712 3,171 108,883 50,000
    25 208,883 6,266 215,150 50,000
    26 165,150 4,954 170,104 50,000
    27 120,104 3,603 123,707 50,000
    28 73,707 2,211 75,918 50,000
    29 25,918 778 26,696 26,696

    Jadi 29 bulan, total tagihan Rp 1,649,263, naik hampir 65% dari tagihan awal.

  16. Scombury

    Ane ngitung pake MS Excel, Oom Edison.
    Ga tau bener ape kaga, tp hasilnya sungguh2 sangat mengerikan.
    40 bulan!! alias 3 taun 4 bulan!!

  17. Scombury

    mudah2an bener, ini detilnya:

    bulan saldo awal bayar saldo akhir
    0 Rp1,000,000.00 Rp- Rp1,000,000.00
    1 Rp1,030,000.00 Rp50,000.00 Rp980,000.00
    2 Rp1,009,400.00 Rp50,000.00 Rp959,400.00
    3 Rp988,182.00 Rp50,000.00 Rp938,182.00
    4 Rp966,327.46 Rp50,000.00 Rp916,327.46
    5 Rp943,817.28 Rp50,000.00 Rp893,817.28
    6 Rp920,631.80 Rp50,000.00 Rp870,631.80
    7 Rp896,750.76 Rp50,000.00 Rp846,750.76
    8 Rp872,153.28 Rp50,000.00 Rp822,153.28
    9 Rp846,817.88 Rp50,000.00 Rp796,817.88
    10 Rp820,722.41 Rp50,000.00 Rp770,722.41
    11 Rp793,844.09 Rp50,000.00 Rp743,844.09
    12 Rp766,159.41 Rp50,000.00 Rp716,159.41
    13 Rp887,644.19 Rp50,000.00 Rp837,644.19
    14 Rp862,773.52 Rp50,000.00 Rp812,773.52
    15 Rp837,156.72 Rp50,000.00 Rp787,156.72
    16 Rp810,771.42 Rp50,000.00 Rp760,771.42
    17 Rp783,594.57 Rp50,000.00 Rp733,594.57
    18 Rp755,602.40 Rp50,000.00 Rp705,602.40
    19 Rp726,770.48 Rp50,000.00 Rp676,770.48
    20 Rp697,073.59 Rp50,000.00 Rp647,073.59
    21 Rp666,485.80 Rp50,000.00 Rp616,485.80
    22 Rp634,980.37 Rp50,000.00 Rp584,980.37
    23 Rp602,529.78 Rp50,000.00 Rp552,529.78
    24 Rp569,105.68 Rp50,000.00 Rp519,105.68
    25 Rp534,678.85 Rp50,000.00 Rp484,678.85
    26 Rp499,219.21 Rp50,000.00 Rp449,219.21
    27 Rp462,695.79 Rp50,000.00 Rp412,695.79
    28 Rp425,076.66 Rp50,000.00 Rp375,076.66
    29 Rp386,328.96 Rp50,000.00 Rp336,328.96
    30 Rp346,418.83 Rp50,000.00 Rp296,418.83
    31 Rp305,311.40 Rp50,000.00 Rp255,311.40
    32 Rp262,970.74 Rp50,000.00 Rp212,970.74
    33 Rp219,359.86 Rp50,000.00 Rp169,359.86
    34 Rp174,440.66 Rp50,000.00 Rp124,440.66
    35 Rp128,173.88 Rp50,000.00 Rp78,173.88
    36 Rp80,519.09 Rp50,000.00 Rp30,519.09
    37 Rp181,434.66 Rp50,000.00 Rp131,434.66
    38 Rp135,377.70 Rp50,000.00 Rp85,377.70
    39 Rp87,939.04 Rp50,000.00 Rp37,939.04
    40 Rp39,077.21 Rp50,000.00 Rp(10,922.79)

  18. Tom

    Gue jawab yang nomer 2 aja, ya Konobe..

    Kartu kredit TEPAT sebagai dana back-up bila empu-nya memiliki asset bergerak yang likuiditasnya kurang lebih 1-bulan.

    Contoh: Empu-nya memiliki Deposito jangka pendek yang jatuh tempo setiap bulan. Maka dia tetap dapat menikmati bunga deposito drpd bunga tabungan dan menggunakan kartu kredit sebagai “tameng” untuk keperluan darurat.

    Selain daripada itu, TIDAK TEPAT.

  19. Tom

    Intinya adalah pemakaian kartu kredit baru dikatakan sehat apabila:

    - Sebelum jatuh tempo, kita bisa melunasi. Jadi biar orang bank yang bikin laporan pengeluaran kita. Dan kita juga dapat kemudahan dan gengsi. (hehe)

    - Kita dapat ‘mengalahkan’ effective interest rate – nya. Maybe buat short-time trading etc. atau limited offer/opportunity (sale 90% SOGO, last in 3-days haha). Itu pun dengan catatan udah melalui filter semua pembiayaan dengan effective interest rate yg lebih rendah.

  20. antialias

    @Tom setuju banget …
    catat tanggal pembayaran minus satu hari di agenda harian Anda…

    saya selalu set reminder di HP apabila tenggat pembayaran KK kurang dari 2 hari.
    soalnya besaran denda / tagihan yang blm terselesaikan jumlahnya lumayan gede. kalo gak salah 50.000 tiap bulan. jadi eneg kalo telat bayar.

    kalau bisa sih pembayaran kartu kredit sebaiknya langsung auto debet dari rekening.
    cuma males ngurusnya hehehe … :D

  21. innuada

    Coba ikutan menjawab yah…
    1. Dengan asumsi bunga yang dikenakan hanya terhadap sisa hutang (sebenarnya sih lebih kompleks dari ini), maka diperlukan waktu 22 bulan bagi nyoya JS untuk melunasi utang KKnya. Dengan total yang harus dibayar (akumulasi cililan dan satu kali iuran) sebesar Rp. 1,458,293.
    2. Keputusan tuan JS kurang tepat karena bunga utang KK yang sangat tinggi dan juga mengingat bunga dari tarikan tunai KK ini dikenai sejak pertama dipinjam/transaksi.

  22. iceman

    Yg no 1. bingung ngitungnya, tapi pasti lebih dari 10 kali dan bunganya lebih dari 30%

    yg no.2 buat sebagian orang bisa jadi dana cadangan (darurat), misal tanggung bulan sakit, berobat pake KK, rembes kekantor biasanya sebulan sudah keluar, sedangkan jangka bebas bunga maksimum 45 hari. jadi cuma kena biaya transfer dan materai

  23. Tom

    @antialias
    kalo gw sih H-2 :) (watch out for sat-sun) hehe..

  24. jangan lupa iuran tahunan ya? (bulan ke 13, ke 25,dst)

  25. Waduh daripada ribet gitu mending ga usah punya KK ya. Aku soalnya pelupa dalam kapan harus bayar dan juga malas menghitung berapa bulan harus bayar dan jadi harus bayar berapa bunganya. Kalo belanja 1 juta aja berbulan2 bayarnya 10×10 = cepe dech :(

  26. ibo0y

    Ttep ky itungan saya yg prtama, 29 x ngangsur dgn total Rp. 1.707.222,-

    Rinciannya :

    (pkk hutang) – (angs min) – (sisa) – (bunga bln berikutny)
    1 1.030.000 103.000 927.000 27.810
    2 954.810 95.481 859.329 25.780
    3 885.109 88.511 796.598 23.898
    4 820.496 82.050 738.446 22.153
    5 760.600 76.060 684.540 20.536
    6 705.076 70.508 634.568 19.037
    7 653.605 65.361 588.245 17.647
    8 605.892 60.589 545.303 16.359
    9 561.662 56.166 505.496 15.165
    10 520.661 52.066 468.595 14.058
    11 482.653 50.000 432.653 12.980
    12 445.632 50.000 395.632 11.869
    13 557.501 55.750 501.751 15.053
    14 516.803 51.680 465.123 13.954
    15 479.077 50.000 429.077 12.872
    16 441.949 50.000 391.949 11.758
    17 403.708 50.000 353.708 10.611
    18 364.319 50.000 314.319 9.430
    19 323.748 50.000 273.748 8.212
    20 281.961 50.000 231.961 6.959
    21 238.920 50.000 188.920 5.668
    22 194.587 50.000 144.587 4.338
    23 148.925 50.000 98.925 2.968
    24 101.893 50.000 51.893 1.557
    25 203.449 50.000 153.449 4.603
    26 158.053 50.000 108.053 3.242
    27 111.294 50.000 61.294 1.839
    28 63.133 50.000 13.133 394
    29 13.527 50.000 (36.473) (1.094)

    bener g c? mas edison kluarin jwbannya dong,hehehe..

    • Johan Liu

      hampir bener tapi hitungan dari pihak bank tidak sesimpel itu, hitungan 3 % itu per 30 hari dari sejak tgl transaksi

      • YEHUDA

        hitungan bank 3% itu per hari setelah tanggal jatuh tempo… bukan setelah tgl transaksi.

  27. merah delima

    mendingan ngak usah buat kk deh…
    Jadi kita sadar dan tahu diri sebenarnya finansial kita itu gimana?? dari pada stress mikirin mau bayar hutang.
    Ada uang cash baru belanja, tidak ada diam aja dirumah, biar mata ngak gatal mau belanja ini – itu

    • Betul! No Money No Shopping! If theres’s Money Let’s Invest! (Lho kpn shoppingnya ya?)

      • alinaprimasari

        Wah suka nih sama kata-katanya, tapi apa iya sih kita sebagai cewek ga shopping? Boleh shooping tapi harus dengan bijak, jangan jadi ‘lapar’ mata karena diskon di mall terjadi terus-menerus tanpa henti.

    • aci

      iya bener…jgn pke KK, shopping okay tp cash aja or debit ATM hihihi

  28. ondyster

    Wah.. sya punya pengalaman melakukan 7 kesalahan tersebut. Syukurnya sudah taubat, perjalanan untuk melunasi KK cukup berat n butuh waktu kira2 2 tahun lebih. Sekarang dah gak py KK lagi, ada byk penawaran sya tolak mentah2. ‘Gak punya KK gak pathekan’

    • Mas kl boleh tlg sharing dong perjuangan berenti pake tuh barang haram (KK) dan bagaimana menyelesaikannya.jd yg blm coba tuh barang (KK),tmsk saya, jd ga berani coba2. [berasa ada penyuluhan narkoba ya]

      • ondyster

        Pertama kali mencoba kemudahan membuat kita terikat dan terbelenggu, mencoba lagi, lagi, dan lagi…dst. Sama seperti perjuangan narkoba lah.. hehe. Perjuangan saya tidak hanya KK tpi juga ditambahi Kredit Tanpa Anggunan (KTA). Bodohnya saya, saya buka KK untuk melunasi KTA. Tapi kenyataannya tidak semudah itu, beban bunga-berbunga semakin memberatkan, menguras 60% dari pendapatan saya.Bahkan menggunakan KK untuk ambil uang cash.
        Hal bodoh kedua adalah, saya ditawari oleh pihak Bank untuk mendapat pinjaman dgn cicilan tetap per bulan dari pihak penerbit KK, yang mana duit tersebut bisa digunakan untuk membayar tagihan KK tersebut. Saya ingat, waktu itu 3-4 bln tidak ada tranksaksi pemakaian KK (krn memang waktu itu adalah awal komitmen untuk berhenti dr KK). Rupanya pihak Bank mengetahui pola2 transaksi pengeluaran dari KK saya, yang mana pembayaran tagihan sudah mulai meningkat. Kesimpulan saya setelah melakukan kebodohan kedua, mereka (pihak Bank) memang ingin menjerat para pengguna KK untuk tidak lari.
        Namun, kunci utamanya simple aja, komitmen, dan dari komitmen itu, tertuanglah rencana tertulis (Berapa rupiah/bln yg harus dibayar).Kemudian, saya tulis target pelunasan KK dgn tulisan gede2 dikamar saya. Hal ini penting buat sya, karena saya mudah melupakan apa yang sudah direncanakan, istilahnya: “punya rencana saja target bisa meleset, apalagi tidak punya rencana”. Semula hanya bisa membayar minimum payment, pelan2 jika ada kelebihan dana, saya bayar diatas minimum payment.
        Hal yang lucu yang saya ingat, ketika berusaha menutup KK malah ditawari produk baru. Namun dengan tekad baja, yang sudah dari awal untuk menutup KK, saya katakan tidak untuk memperpanjang keanggotaan. Wuih capek juga.. Jika memang untuk demi kemudahan pembayaran non-cash, saya pikir Kartu Debit sudah memberi kemudahan, apalagi sekarang ada produk e-payment. Tentunya.. buat apa KK, kalo alasannya untuk kemudahan transaksi? produk2 tsb sudah mewakili.

  29. Yang gua butuhkan itu KTA…. Kredit Tanpa Angsuran…

    Hehe… Bakalan banyak tuh yang mau apply.

  30. Johan Liu

    kasus 1:
    pertama tama asumsi dipakai tanggal 1 januari 2009
    sejumlah Rp.1.000.000
    bunga kartu kredit itu 3 % – 3,5 % / 30 hari
    klo tanggal cetak tanggal 20 januari 2009
    jatuh tempo dari kartu kredit itu 14 hari dari tanggal cetak jadi kira2 tanggal 3 februari 2009, klo dihitung2 itu
    dari tanggal 1 januari 2009 ke 3 februari 2009 kurang lebih 35 hari jadi ga murni 3%
    kalo dihitung 3% / 30 hari jadi 3,5% / 35 hari

    tgl transaksi = 1 januari 2009
    tgl cetak = 20 januari 2009
    tgl jth tempo = 3 februari

    kasus 2:
    tgl cetak = 20 januari 2009
    tgl transaksi = 21 januari 2009
    otomatis transaksi yang dilakukan bru keluar di billing bulan berikutnya yaitu 20 februari 2009
    jadi tanggal jatuh temponya 6 maret 2009
    21 januari 2009 – 6 maret 2009 = 45 hari
    45 hari = 4,5 %

  31. Johan Liu

    contoh perhitungan:
    transaksi : Rp.1.000.000
    tgl transaksi :1 januari 2009
    tgl cetak : 20 januari 2009
    tgl jatuh tempo : 3 februari 2009
    tgl pembayaran : 2 februari 2009 (dibayar sebelum jatuh tempo)
    jumlah pembayaran : 10 % (minimum payment)

    1.tgl 2 february 2009 : 1.000.000
    -100.000
    ———————–
    900.000
    2. tgl 6 maret 2009 : 900.000
    biaya materai lunas 6.000
    biaya transfer bulan feb 7.500
    3%/30 * 45 hari * 1.000.000 = 45.000
    (dari 1 jan 09 – 2 feb 09)
    ————————————————-
    jmlh tgh bln berikutnya 958.500
    dibayar – 95.850
    ————————————————————
    862.650
    3.tgl 3 april 2009 862.650
    biaya materai lunas 6.000
    biaya transfer bulan feb 7.500
    3%/30 * 31 hari * 958.500 = 29.713
    (dari 3 feb 09 – 5 mar 09)
    ————————————————————
    905.863
    90.586

    lanjutannya coba hitung masing2 ok…..

    • konobe

      Hehe.. pertanyaan diatas hanya untuk simulasi betapa mengerikannya KK kalau cuma bayar minimum payment. Bisa juga bila ingin perhitungan lebih kompleks dengan cara diatas, walaupun masing-masing bank memiliki kebijaksanaan sendiri untuk grace period, jatuh tempo, bahkan cara pengenaan bunga. Mostly, saat ini Bank menggunakan cara seperti sitibang. Jadi mungkin nanti bisa ditambahkan diskon pembayaran bulan 1 pada perhitungan bulan 2. Lebih jelasnya bisa liat simulasi perhitungan SitiBang di webnya.

      Bagi yang ga mau pusing, cukup dengan cara sederhana dengan asumsi sesederhana mungkin (tanpa biaya materai, biaya transfer/setoran tunai). Karena semakin kompleks perhitungan yang digunakan Bank, biasanya untuk keuntungan Bank itu sendiri.

  32. Beruntung saya selalu melakukan full payment. Kartu kredit menurut saya tidak selalu jelek, saya akan merinci ceritanya :

    1. saya pernah melakukan pembelian barang fax, scan & copi dari easy pay. Dicicil dalam 2 tahun, pertimbangan saya pada waktu itu, bila menggunakan pembayaran tunai, dana darurat saya betul-betul minim hanya 4kali pengeluaran bulanan, sementara saya membutuhkan alat tersebut. Alat tersebut dicicil setiap bulannya 68ribu rupiah. Saya tidak mau menghitung jumlah bunganya, tetapi mindset saya dirubah, saya hanya perlu berhemat 68rb untuk pengeluaran yang kurang penting, dan dipindah alokasinya ke alat yang saya perlukan. Allahamdullilah alat itu sangat berguna, bahkan dari alat tersebut saya bisa menciptakan tambahan uang lebih besar dari cicilan tersebut.

    2. Kartu kredit sangat berguna, ketika pada waktu itu anak saya harus segera dioperasi dan kartu asuransi saya bermasalah pada waktu itu. Rumah sakit memerlukan DP sebesar 20 juta, saya menggunakan kartu kredit saya untuk pembayaran DP. Tapi tentunya pada waktu tagihan saya melakukan fullpayment.

    Tetapi saya juga pernah melakukan kesalahan2 seperti membeli barang konsumtif menggunakan kartu kredit, sehingga pengeluaran bulanan menjadi lebih boros. Sekarang hampir tidak pernah melakukannya lagi, saya gunakan kartu kredit untuk pembayaran2 yg merepotkan, seperti HP, telpon rumah, internet, pokoknya yang bisa dilakukan pembayaran otomatis dengan kartu kredit.

    Yang menyebalkan adalah saya pernah lupa melakukan pembayaran, padahal tagihannya hanya sekitar 500rb rupiah, begitu melihat biaya late charge dll, waduuuuuuuuh…. hampir 100rb….bete deh…

    Jadi menurut saya, suatu produk itu akan menjadi bagus, bila yang menggunakannya sesuai dengan kebutuhan, dan produk itu akan menjadi bumerang bila digunakan tidak sesuai dengan keperluannya.

  33. Bro Nikentobi…. sapa tau ada yang mau baca tulisan saya boleh ya saya posting disini linknya? boleh deh… heheheh http://wanitaonline.com/newsletter/edisi-2008/wanitadanuang2.htm.

  34. Lydia

    kalo aku KK sih digunakan karena sering travelling (untuk urusan kantor) dan karena malas banget bawa tunai banyak2, biasanya untuk charge hotel dll aku pake KK aja.
    Dan selalu berusaha untuk membayar full…jangan sebagian atau bahkan minimum payment saja. Karena ampun..pernah bayar gak abis, cuma selisih 100 ribu aja bunganya gede sekali…

    Juga seperti Mbak Rina, kartu kredit juga aku gunakan untuk membayar tagihan telp dan listrik, biar gak repot dan lupa. Tentu saja, jangan lupakan tanggal jatuh tempo. Kebetulan aku cuma punya 2 kartu kredit, dan tidak pernah mau nambah lagi mesti ditawar2-in kiri kanan…karena aku merasa 2 ini saja sudah cukup banyak..xD

    • ondyster

      Mo tanya nih, kog gak pake fasilitas autodebet aja utk bayar rekening, ato e-Banking. Mudah kog :)

      • Bisa sih, tapi UMUMNYA kalau autodebet, ada kecenderungan jadi ‘malas’ periksa tagihan….. :) belum lagi kalau ada ‘kasus’ dalam tagihan, bargaining position kita jadi lemah….

  35. toto_pwr

    Untungnya ane belom (atau jangan sampai) melakukan kesalahan itu….

    Ijin copy paste ya sis…
    Thanks sebelumnya.

  36. fraders

    Ga tau knapa.. banyak orang yang menganggap kartu kredit sebagai uang..

    btw.. salam kenal bro edison… btw, kalau ada waktu mampir ke blog saya ya..

  37. Bukan goblok, uang dari kartu kredit memang adalah uang… (+ bunga tinggi)

    • Iya,Maksudku adl cuma org goblok yg mengganggap KK adl uang cash-nya sendiri yg entah dtg dr langit ke7.pdh itu adl bkn uangnya sendiri tp PINJAMAN yg HARUS DIBAYAR LAGI dg BUNGA TINGGI

  38. firly

    gw sblmnya ngelakuin 5 dari 7 factor diatas.
    setelah itu gw byk belajar dari blog sejenis JS ini dan merapatkan barisan ternyata dari total 5 krt kredit total hutang gw hampir 25 juta, gw lunasin selama 10 bulan. lebih baik nggak nabung drpd bunga dimakan hutang. kok gw bs bego gt ya dulu dan gw yakin msh banyak ibu2 lain yg gt krn tidak mau melihat realita, alias nggak baca statement kk krn udah ngeri dan pusing liat tagihannya, tp malah semakin terbelit kalau tidak segera mengeluarkan jurus2 perencanaan keuangan spt artikel2 yg ada di blog ini.tx JS & crew.

  39. san

    Wah…. ga ikutan itungannya ah….!!! Baru ngerjain dikit aja takut banget liat hasilnya.

    Kalo untuk pertanyaan kedua, kurasa liat dari kondisinya Tuan JS. Kalo emang dia ada pemasukan rutin, kurasa sah-sah aja dia ambil kartu kredit sebagai alternatif terakhir dana cadangannya. Ya misalnya kejadian waktu ibuku masuk rumah sakit, pamanku pinjemin kartu kreditnya buat nutupin biaya rumah sakit yang ga bisa kurecover dengan 9 bulan dana cadanganku. Setelah beres urusan dan ibu keluar dari rumah sakit, aku bisa cicil full payment ke pamanku itu. Tapi kalo tuan JS ga punya pendapatan rutin apalagi kalo punya sifat kaya aku yang suka lupa apalagi ‘laper mata’, kayaknya punya KK bakal nambah nightmare deh.. :D

  40. wah makasih banyak dah diingetin :)
    nyubi dalam kredit card nih.
    artikel yang sangat membantu

  41. Menurut saya punya Kartu Kredit adalah wajib hukumnya. Penting banget ketika kita butuh dana mendadak dan cepat. Minimal kita punya dua sehingga bisa saling membackup. Punya lebih banyak lebih baik.

    Untuk KESALAHAN no 2 : Menganggap kartu kredit sebagai kartu debit (ATM). Itu justru keuntungan jika kita punya kartu kredit, bukan merupakan kerugian. Caranya ambil uang lewat Gesek Tunai saja, jgn lewat mesin ATM. Nanti dapat fee sekitar 2-3%. Sebelum jatuh tempo harus langsung dilunasi.

    Jangan terlalu menganggap negatif terhadap kartu kredit. Positif atau negatif kartu kredit sebenernya dibuat oleh diri kita sendiri.

    Intinya cuma satu, yaitu lunasi semua sebelum jatu tempo.

    • Kurang jelas apa maksudnya coni dengan ‘gesek tunai’ saja. Tetapi saya tidak pernah mendengar bahwa dengan menarik uang tunai dengan kartu kredit malah bisa ‘dapat’ fee.

      Bagi kebanyakan kartu, jika mengambil uang tunai dengan kartu kredit, anda akan terkena fee ‘cash advance’, bahkan jika tagihannya dilunasi penuh. (Jika tidak dilunasi penuh, akan ditambah lagi dengan bunga)…

      Tapi saya setuju kalau positif atau negatifnya kartu kredit itu tergantung kepada kita sendiri. Sama seperti pisau, pisau bisa dipakai dengan cara yg ‘baik’ tetapi juga bisa disalah gunakan. Tentunya dalam hal ini, yg ‘salah’ bukanlah pisaunya…

      • Saya tau maksudnya…. Mungkin sis Connie ini punya toko, bener gk sis?

        Misalnya kita perlu uang sebesar 1 juta, kita bisa datang ke toko dan minta digesek kartu kita, seolah-olah kita membeli barang dari toko itu sebesar dari 1 juta. Tetapi uang yang kita terima tidak sebesar 1 juta, dipotong 3% oleh toko tersebut. Saya pernah ditawari oleh toko pada waktu mau membeli sesuatu kurang uang tunai.

        Begitu kira2 ya sis connie?

      • Kalau praktek yang ‘tidak sehat’ spt ini, tentunya saya tahu :)

        Tetapi kalau sepert ini, harusnya coni menulis ‘kena (bayar)’ fee 2-3% dan bukan ‘dapat’ 2-3%, krn orang bisa salah paham bahwa mengambil cash dengan cara ini malah dapat untung. Yang ‘untung’ dalam hal ini hanyalah si toko tersebut.

        Fee ini bisa dikatakan tidak ada bedanya dengan kita meminjam uang dengan bunga 2-3% per bulan…. Ini tetap saja termasuk tinggi

        Merchant yang ketahuan melakukan praktek transaksi spt ini, biasanya akan dicabut mesinnya… (tapi memang harus diakui, agak sulit ketahuannya)

  42. darknight

    Jawab ah..
    2. Kalau Dana Cadangan jelas salah.. tapi kalau dana DARURAT itu betul.

    Penggunaan dana darurat kartu kredit hanya bisa untuk 1 hal yaitu untuk biaya rumah sakit kalau2 ada apa2 (kayak kecelakaan) dan kita perlu dana sebagai jaminan. Meski sebenarnya saya prefer asuransi untuk biaya kesehatan, tapi membayar iuran kartu kredit sebesar 100rb-an setahun untuk dana darurat kayaknya sah2 aja.. Asal jangan kelamaan ditunda..

    Kalau dipake dana cadangan buat konsumsi, ya jelas salah.

  43. hendra

    dana cadangan = dana darurat = cadangan untuk belanja, pas kepenggggeeennnn!!!!! belanja. yaaa pake dana darurat / dana cadangan.

    kalo ak ya pake uang tunai or cash aja, biar di bilang katrok ya gpp. no problem!!!

  44. bapake fahmi

    Kayaknya …sepanjang nggak ada masalah penting yang harus menggunakan kartu kredit…mending nggak usah bikin, meskipun iming2 nya seperti mengasyikkan.

    Makasih konobe (mas apa mbak ya ?) atas penjelasan dan ilustrasinya yg bikin panjang diskusi. Membuat saya makin mengerti.

    • Setahuku sih Konebe pake kerudung, tapi gk tau juga sih kalo sekarang ini mas mas pake kerudung juga….ahhahah

    • Awalnya saya doang yang punya kartu kredit, suami gak mau. Tapi akhirnya saya bikinin juga kartu tambahan, soale berapa kali ditelepon suami, gara2 kudu ngegesek kartu kebutuhan barang yang dia beli.

      Ketimbang capek ngegembol my baby dan peralatan perangnya hanya buat ngegesekin kartu, mending saya bikinin kartu tambahan aja

      Prinsip saya, kartu kredit itu max. limitnya 1 bulan gaji (baik kartu utama dan tambahan) Soale gak ada cerita dalam kamus saya, untuk berhutang. Semua harus lunas bulan depan.

      Sebodo amat dengan berbagai promo yang ditawarin kartu kredit, kalo diturutin, cuma memperkonsumtif diri. Yang saya cari cuma kartu kredit yang pointnya bisa diganti dengan uang iuran tahunan hehehe, mreki banget deh pokoknya…

      5 tahun yang lalu bikin ANZ cuma dengan alasan soalnya yang punya ANZ jarang hehehe… insya Allah tahun ini semua instrumen finansial saya pindah ke syariah…

      yuuukk..

  45. kelvin

    Salam kenal Bro edison,

    Hanya sekedar berbagi info saja…

    Selama tahun 2008 Lippobank mengeluarkan kartu kredit Lady Gold (khusus wanita) yang memberikan cashback belanja apa saja sebesar 5% setiap bulan dengan batas transaksi sebesar 15 juta
    ( jadi setiap bulan bisa dapat cashback max 750 ribu bila transaksi kita mencapai 15 juta )

    Jadi kalo kita gesek tunai (ambil tunai ) di sebuah toko dan dikenakan charge 2,5 – 3% dari toko, maka masih ada sisa keuntungan sebesar 2 – 2,5%

    Sayang sekali kartu kredit Lippobank Lady gold itu sudah tidak lagi menawarkan promo cashback nya hehee

  46. aci

    Halo slm kenal, sy slh satu korban pengguna KK…
    kenapa sy bilang korban, krn sy slh satu org yg tdk bisa memanage dgn baik penggunaan KK saya. Sering kali sy gunakan KK untuk kperluan Konsumtif yg stelah digunakan suka nyesel sndiri knp harus gesek, pdhal ada cash di dompet, saat itu slalu berpikir “ah, nanti jg dibyr abis bulan”.. sy juga gak bisa gak belanja stiap ke mall alias laper mata..parahnya sy seringkali byr minimum dilebihkan sedikit..
    sy dah pakai KK sejak 2001, smpe saat ini sudah memiliki bbrp KK, seumur hidup blum pernah sih di tlp Debt collector, cm di ingatkan aja sekali sm CS KK krn gajian telat sy bayar KK jg telat. Sy sudah 4x smpai saat ini menutup alias melunasi KK saya, cm ya itu dipakai lagi..dipakai lagi..smpai akhirnya sya kapok, kapoknya ya 4thn ke belakang. Hidup dan kerja sy cm buat lunasin hutang KK yg segudang, untungnya dlm jangka 4thn itu 3 kartu dengan tagihan terbesar sudah ditutup. Dan thun 2008 kemrin sy menutup 3 kartu, sekarang sy hanya tinggal menutup 3 kartu yg tersisa. Target thun 2009 ini sy akan tutup KK saya, paling hanya akan sy sisakan satu saja. Terus terang pusing slm punya KK, klo dihitung2 (tp males ngebayangin), klo gak byr KK, mgkin uang buat pmbyaran KK itu bs jd tabungan yg bnyk buat saya. Huuuuffhh…yg jelas sy skrg kapok dan janji gak akan pakai lg, kecuali kepepet bgt (misalnya utk dana RS). 2thn belakangan ini sy bru bisa memanage dengan lumayan baik atas KK saya ini tp sudah dgn penuh penyesalan…hiks..

  47. dan

    kalo nurut gw gak bakalan lunas tuh hutang, kalo cuma bayar minimun payment…..

  48. E-banking will be a high risk if the system is not secure. Audit trail and protection systems must be reliable. A number of banks in Indonesia was attacked through exploitation of weaknesses in the ATM. But that case was resolved quickly and encourage the Bank of Indonesia to review and implement a better security system.

  49. agung

    Mas…Edison…ijin copy paste artikelnya ya….

  50. mas edison
    kalo saya ambil cash 20jt dari kartu kredit trus 5 hari kemudian saya lunasi
    kena charge brapa ya?
    mohon pencerahan

  51. gonggow

    kalau punya tunggakan cc di salah satu bank, setelah sekian lama (walaupun tunggakan tersebut masih ada), apakah bisa saya buka rekening tabungan di bank tsb?? mohon pencerahannya…

  52. rooly

    Kartu Kredit

    FASILITAS KARTU KREDIT UOB Buana ANDA
    Luas diterima di seluruh Dunia

    Kartu Kredit UOB Buana Anda dapat digunakan sebagai alat pembayaran di lebih dari 24 juta tempat transaksi dan diterima di 150 negara.

    Fasilitas Kredit

    Anda hanya perlu membayar 10% dari total tagihan Kartu Kredit UOB Buana atau minimal Rp 50.000,-.

    Kredit Tanpa Bunga

    Anda dapat menikmati fasilitas kredit tanpa bunga dengan jangka waktu antara 14-45 hari, yaitu mulai dari saat Anda melakukan transaksi belanja sampai dengan tagihan kartu kredit jatuh tempo.

    UOB Buana One Bill

    Anda dapat melakukan pembayaran rutin bulanan seperti telpon, ponsel, dll. melalui kartu kredit Anda.

    Auto Pay

    Apabila Anda memiliki rekening UOB Buana, Nikmati fasilitas Auto Pay secara gratis dengan memberikan instruksi secara tertulis untuk mendebit rekening Anda setiap bulan pada saat tanggal jatuh tempo tagihan kartu kredit. Anda dapat memilih untuk pembayaran full payment atau minimum payment (10 % dari total tagihan).

    Perlindungan Credit Shield

    Perlindungan keuangan dari kewajiban melunasi tagihan Kartu Kredit Anda dengan membayar premi 0.35 % dari saldo tagihan Anda apabila terjadi kecelakaan atau sakit yang mengakibatkan meninggal dunia. Sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku pada UOB Buana.

    Gratis Asuransi Perjalanan

    Asuransi perjalanan cuma-cuma untuk setiap pembelian tiket dengan Kartu Kredit UOB Buana. Jumlah pertanggungan untuk Kartu Classic sebesar Rp 100 juta dan Kartu Gold Rp 300 juta. Sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku pada UOB Buana.

    Gratis Asuransi Ketidaknyamanan

    Khusus untuk kartu Gold, untuk setiap pembelian tiket dengan menggunakan Kartu Kredit UOB Buana. Anda akan memperoleh penggantian apabila terjadi keterlambatan pesawat, keterlambatan penerbangan lanjutan, keterlambatan bagasi ataupun kehilangan bagasi. Sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku pada UOB Buana.
    Kenyamanan Perjalanan Ke Luar Negeri

    *
    Kartu Kredit UOB Buana menggunakan nilai tukar yang sangat bersaing untuk transaksi di luar negeri.
    *
    Pembayaran paket liburan ke luar negeri dapat Anda cicil melalui fasilitas Flexi Pay.

    Flexi Pay

    Nikmati kemudahan dan kenyamanan fasilitas pembelian barang dengan cara mencicil. Anda dapat memesan produk tersebut sesuai yang tersedia dalam katalog atau brosur yang berlaku.

    Merchandising Service

    Nikmati berbagai penawaran barang-barang yang menarik dari brosur dan katalog dengan beraneka ragam pilihan. Manfaatkan juga cicilan Kartu Kredit UOB Buana untuk barang yang Anda pilih.

    UOB Buana Rewards

    Setiap Rp 1.000,- transaksi belanja Kartu Kredit UOB Buana Anda akan mendapatkan 1 poin UOB Buana Rewards. Kumpul dan tukarkan dengan hadiah yang tersedia pada Katalog UOB Buana Rewards.

    Special Offers

    Nikmati berbagai penawaran khusus dari merchant-merchant Kartu Kredit UOB Buana di seluruh penjuru Indonesia, mulai dari hotel, restaurant, café, spa sampai dengan tempat berbelanja.

    JARINGAN LAYANAN
    ATM UOB Buana

    Dapat digunakan untuk menarik uang tunai. Batas maksimal pengambilan tunai adalah 40% dari kredit limit Kartu Kredit Anda.

    ATM VISA Plus

    Kartu Kredit UOB Buana dapat digunakan di seluruh ATM di dunia yang mencantumkan logo VISA dan atau PLUS untuk pengambilan uang tunai.

    Real Time On Line Payment

    Pembayaran Kartu Kredit UOB Buana melalui ATM UOB Buana yang akan langsung menambah jumlah kredit limit Anda sejumlah yang Anda bayarkan, walau dihari libur sekalipun.

    UOB Buana Call Center

    Segala macam informasi mengenai Kartu Kredit UOB Buana, dapat langsung Anda ketahui dengan menghubungi layanan 24 jam UOB Buana Call Center di 14008 atau (62 21) 23 55 9000.
    untuk pengajuan hubungi
    chairul sarto utomo
    asm Dewi ika
    UOB BUANA JL JEND SUDIRMAN NO 131
    SEMARANG,50000
    VIA SMS 085859467928
    ( melayani nasabah seluruh indonesia )

  53. iwan

    Klo bs jngn tergiur dngn kata2 manis dr KK mending d tabung aj lbh bijak and lbh simple khssny enak TIDUR enak MAKAN!.,,ALIAS nga pny BEBAN

  54. Lala Olala

    gk selesai kapan pun, kan yg dibayar cuma 10%, belum lagi ditambah biaya meterai Rp.6000,- dan servise charge (yg gk jelas jumlahnya) tiap bulan

  55. Apakah Anda Lelah Mencari Pinjaman? Apakah Anda pernah
    ditolak terus menerus oleh bank Anda dan lainnya
    lembaga keuangan? Kabar baiknya adalah di sini! kami
    Tawarkan PINJAMAN mulai dari $ 7,000.00 Min. menjadi $
    40,000,000.00 Max. dengan tingkat bunga 3% per tahun.
    Wears bersertifikat dan terpercaya. Sebuah pengadilan akan meyakinkan
    Anda. Berikan kami informasi berikut: Lengkap
    Nama …………… Negara: ……….. Seks: ….. ………….
    Nomor telepon ……… Jumlah Dibutuhkan: ………….
    Durasi: …….. …………….. Penghasilan Bulanan: ……………..
    Kami Apakah Disertifikasi Untuk Penawaran The Jenis Berikut
    Kredit: * Personal Loan (tidak aman) * Bisnis
    Kredit (Tanpa Jaminan) * Hutang Konsolidasi Pinjaman *
    Student Loan * Mortgage Loan * Kredit Investasi dan
    banyak lagi. Tolong, Semua balasan harus diteruskan ke
    Perusahaan E-mail: smithkazimloancompany@gmail.com

  56. Johnf668

    Hey! Do you know if they make any plugins to help with Search Engine Optimization? I’m trying to get my blog to rank for some targeted keywords but I’m not seeing very good gains. If you know of any please share. Many thanks! cecfcbgecccc

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s