<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Jangan Serakah : Bedakan antara Investasi dan Spekulasi</title>
	<atom:link href="http://janganserakah.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://janganserakah.wordpress.com</link>
	<description>Sebuah blog sederhana tentang dunia investasi dan perencanaan keuangan</description>
	<lastBuildDate>Mon, 14 Nov 2011 12:35:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='janganserakah.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/d528815cd098af4ded4ea5f747ac55f8?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Jangan Serakah : Bedakan antara Investasi dan Spekulasi</title>
		<link>http://janganserakah.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://janganserakah.wordpress.com/osd.xml" title="Jangan Serakah : Bedakan antara Investasi dan Spekulasi" />
	<atom:link rel='hub' href='http://janganserakah.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Satuan Petugas (Satgas) Waspada Investasi</title>
		<link>http://janganserakah.wordpress.com/2010/05/12/waspada-investasi/</link>
		<comments>http://janganserakah.wordpress.com/2010/05/12/waspada-investasi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 12 May 2010 04:04:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alinaprimasari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://janganserakah.com/?p=2012</guid>
		<description><![CDATA[Article by Alina Awal bulan lalu saya sempat menghadiri acara &#8216;Roadshow Mall to Mall&#8217; di Mall Kelapa Gading. Acara ini merupakan program sosialisasi dan edukasi dalam memasyarakatkan pasar modal. Roadshow ini diselenggarakan bersama-sama oleh Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN), &#8230; <a href="http://janganserakah.wordpress.com/2010/05/12/waspada-investasi/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=janganserakah.wordpress.com&amp;blog=3861276&amp;post=2012&amp;subd=janganserakah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://janganserakah.files.wordpress.com/2010/05/waspada.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-2017" title="waspada" src="http://janganserakah.files.wordpress.com/2010/05/waspada.jpg?w=500" alt=""   /></a><span style="color:#0000ff;"><strong>Article by Alina</strong></span></p>
<p>Awal bulan lalu saya sempat menghadiri acara &#8216;Roadshow Mall to Mall&#8217; di Mall Kelapa Gading. Acara ini merupakan program sosialisasi dan edukasi dalam memasyarakatkan pasar modal. Roadshow ini diselenggarakan bersama-sama oleh Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN), Bapepam-LK, BEI, KPEI, KSEI.</p>
<p>Dalam acara tersebut dibuka beberapa stand oleh beberapa Broker, beberapa Manajer Investasi, Bapepam-LK, BEI, KPEI, KSEI, Dirjen Pajak. Salah satu stand yang menarik perhatian saya adalah stand <strong>Waspada Investasi</strong>. Saya tertarik karena ternyata pemerintah sudah mulai mensosialisasikan secara langsung kepada masyarakat untuk berhati-hati dan berinvestasi.</p>
<p><span id="more-2012"></span>Pada tahun 2007 pemerintah telah membentuk Satuan Petugas (Satgas) Penanganan Dugaan Tindakan Melawan Hukum di Bidang Pengelolaan Investasi. Satgas ini dibentuk berdasarkan Surat Keputusan Bapepam-LK Nomor: Kep-208/BL/2007 tanggal 20 Juni 2007. Satgas ini merupakan hasil kerjasama antara :</p>
<ol>
<li>Bapepam-LK</li>
<li>Bank Indonesia</li>
<li>Bappebti</li>
<li>Dirjen Perdagangan Dalam Negeri</li>
<li>BARESKRIM, POLRI</li>
<li>PPATK</li>
<li>Kejaksaan Agung RI</li>
<li>Kementerian Negara dan UKM</li>
</ol>
<p>Tim Satgas terdiri dari pejabat-pejabat institusi di atas dengan jumlah anggota keseluruhan 41 orang. Secara garis besar Satgas ini bertugas untuk mencegah, memeriksa, dan menghentikan tindakan melawan hukum di bidang penghimpunan dana masyarakat dan pengelolaan investasi.</p>
<p>Satgas memberikan informasi pencegahan awal kepada calon Investor dengan memperhatikan ijin usaha pihak yang menghimpun dana masyarakat atau mengelola investasi. Pemberian ijin tersebut dilakukan oleh 3 otoritas, sebaiknya calon Investor mengecek dulu <strong>ijin usaha</strong> pihak yang dicurigai sebelum berinvestasi. Daftar perusahaan yang telah mendapat ijin usaha dapat dicek melalui website ketiga otoritas tersebut, yaitu :</p>
<ul>
<li>Bapepam dan LK : www.bapepam.go.id</li>
<li>Bank Indonesia : www.bi.go.id</li>
<li>Bappebti : www.bappebti.go.id</li>
</ul>
<p>Satgas juga memberikan informasi modus operandi penghimpunan dana masyarakat dan pengelolaan investasi secara ilegal. Modus tersebut dapat dibagi menjadi :</p>
<p>1. Produk yang ditawarkan :</p>
<ul>
<li><em><strong>Fixed Income products</strong></em>, yang tidak terpengaruh pergerakan pasar.</li>
<li><strong>Simpanan,</strong> yang menyerupai produk perbankan (tabungan atau deposito).</li>
<li><strong>Penyertaan Modal Investasi</strong>, dana yang terkumpul dari masyarakat dijanjikan akan ditempatkan pada lebih dari satu instrumen keuangan atau sektor riil.</li>
<li><strong>Program Investasi <em>online</em></strong> melalui internet, yang menjanjikan pengembalian dana investasi secara rutin.</li>
</ul>
<p>2.  Karakteristik Produk :</p>
<ul>
<li><strong>Imbal hasil (return) keuntungan yang ditawarkan sangat tinggi</strong> atau tidak masuk akal.</li>
<li>Produk Investasi ditawarkan dengan<strong> janji akan dijamin </strong>dengan instrument tertentu seperti Giro atau oleh pihak tertentu seperti pemerintah atau bank.</li>
<li>Menggunakan nama perusahaan-perusahaan besar <strong>secara tidak sah</strong> untuk meyakinkan calon Investor.</li>
<li>Dana masyarakat tidak dicatat dalam <em>segregated account</em> (rekening terpisah).</li>
</ul>
<p>3.  Metode Penjualan :</p>
<ul>
<li>Melalui bisnis dengan menggunakan <strong>sistem yang menyerupai Multi Level Marketing atau MLM</strong>. Padahal sistem ini merupakan sistem yang digunakan untuk memasarkan barang/jasa.</li>
<li>Penawaran <strong>menggunakan kegiatan keagamaan</strong> untuk menarik calon Investor.</li>
<li>Penawaran menggunakan <strong>media internet atau <em>online</em></strong>.</li>
<li>Bertindak <strong>seolah-olah sebagai agen</strong> dari perusahaan investasi yang berada di dalam maupun luar negeri.</li>
<li>Penawaran melalui acara <strong>seminar atau investor gathering</strong> yang diikuti public figure di tempat mewah atau hotel berbintang.</li>
</ul>
<p>Beberapa pihak telah ditangani oleh Satgas ini terkait penghimpunan dana masyarakat dan pengelolaan investasi secara ilegal, contohnya :</p>
<ol>
<li>PT Berkat Lestari</li>
<li>PT Brankas Wealth Management</li>
<li>www.financialrevolusi.com</li>
<li>www.arisanmotor.com</li>
<li>www.investasipasti.tk</li>
<li>dan masih banyak lagi</li>
</ol>
<p>Jika menemukan atau mencurigai suatu penghimpunan dana masyarakat dan pengelolaan investasi secara ilegal, bisa menghubungi atau mengadukannya kepada <strong>Sekretariat Satgas</strong> melalui :</p>
<ul>
<li>website              : http://waspada-investasi.bapepam.go.id</li>
<li>email                  : waspadainvestasi@bapepam.go.id</li>
</ul>
<p>Semoga dengan adanya Satgas Waspada Investasi ini, tidak akan ada lagi produk-produk investasi yang ilegal.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/janganserakah.wordpress.com/2012/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/janganserakah.wordpress.com/2012/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/janganserakah.wordpress.com/2012/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/janganserakah.wordpress.com/2012/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/janganserakah.wordpress.com/2012/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/janganserakah.wordpress.com/2012/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/janganserakah.wordpress.com/2012/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/janganserakah.wordpress.com/2012/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/janganserakah.wordpress.com/2012/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/janganserakah.wordpress.com/2012/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/janganserakah.wordpress.com/2012/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/janganserakah.wordpress.com/2012/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/janganserakah.wordpress.com/2012/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/janganserakah.wordpress.com/2012/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=janganserakah.wordpress.com&amp;blog=3861276&amp;post=2012&amp;subd=janganserakah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://janganserakah.wordpress.com/2010/05/12/waspada-investasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>16</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4918104d04cc62fd10420c251de7842f?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">alina</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://janganserakah.files.wordpress.com/2010/05/waspada.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">waspada</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sukuk Ritel 2 (SR002)</title>
		<link>http://janganserakah.wordpress.com/2010/01/22/sukuk-ritel-2-sr002/</link>
		<comments>http://janganserakah.wordpress.com/2010/01/22/sukuk-ritel-2-sr002/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 22 Jan 2010 04:05:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alinaprimasari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Instrumen Investasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://janganserakah.com/?p=1999</guid>
		<description><![CDATA[Pemerintah kembali menawarkan Sukuk Ritel di awal tahun 2010 ini. Pemerintah sebelumnya pernah menerbitkan Sukuk Ritel di awal tahun 2009 dengan permintaan yang luar biasa dari masyarakat. Pembaca blog tentu masih ingat, SR001 yang ditargetkan diserap laku Rp 1,7 triliun, &#8230; <a href="http://janganserakah.wordpress.com/2010/01/22/sukuk-ritel-2-sr002/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=janganserakah.wordpress.com&amp;blog=3861276&amp;post=1999&amp;subd=janganserakah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://janganserakah.files.wordpress.com/2010/01/sukuk-logo.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-2007" title="sukuk-logo" src="http://janganserakah.files.wordpress.com/2010/01/sukuk-logo.jpg?w=500" alt=""   /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Pemerintah kembali menawarkan Sukuk Ritel di awal tahun 2010 ini. Pemerintah sebelumnya pernah menerbitkan Sukuk Ritel di awal tahun 2009 dengan permintaan yang luar biasa dari masyarakat. Pembaca blog tentu masih ingat, SR001 yang ditargetkan diserap laku Rp 1,7 triliun, ternyata hasil penjualan Sukuk Ritel Perdana ini mencapai Rp 5.556 triliun, naik hingga 213,9% dari semula yang sebesar Rp 1,77 triliun.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-1999"></span>Sukuk Ritel yang pertama bisa laris di pasaran akibat tingkat imbal hasil yang ditawarkannya yang sangat menarik yaitu 12%. Pada saat SR001 ditawarkan BI Rate sebesar 8.25% (selisih 3.75%) dan suku bunga penjaminan LPS sebesar 9%. (selisih 3%). Perbedaan 3% antara deposito yang dijamin LPS dan SR001, membuat masyarakat lebih tertarik untuk berinvestasi pada SR001.</p>
<p style="text-align:justify;">Berikut beberapa ketentuan mengenai Sukuk Ritel 2 (SR002) :</p>
<ul>
<li>Masa penawaran pada tanggal 25 Jan – 05 Februari 2010.</li>
<li>Tenor 3 tahun (dengan kata lain jatuh tempo dalam 3 tahun).</li>
<li>Nilai nominal per unit 1 juta rupiah</li>
<li>Minimum pembelian sebesar Rp 5 juta dan kelipatannya serta tidak ada batas maksimum pembelian.</li>
<li>Pencatatan di bursa akan dimulai tanggal 10 Februari 2010.</li>
<li>Pembayaran kupon sukuk ritel ini akan dilakukan setiap bulan pada tanggal 10 mulai tanggal 10 Maret 2010.</li>
</ul>
<p style="text-align:center;">&#8212;00O00&#8212;</p>
<p>Sukuk Ritel ini diterbitkan berdasarkan akad <em>ijarah</em> (akad sewa menyewa atas suatu aset). Aset SBSN yang disewakan merupakan Barang Milik Negara (BMN) yang memiliki nilai ekonomis seperti tanah dan bangunan. Penggunaan aset SBSN dapat dilakukan dengan cara dijual, disewakan, atau cara lain yang mengacu kepada prinsip syariah.</p>
<p>Adapun agen penjual akan terdiri dari 18 perusahaan, yaitu:</p>
<p><strong>a. Bank</strong></p>
<ol>
<li>PT. Bank Mandiri (Persero), Tbk:</li>
<li>PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk;</li>
<li>PT. Bank Syariah Mandiri;</li>
<li>Citibank N.A;</li>
<li>PT. Bank CIMB Niaga, Tbk;</li>
<li>The Hongkong and Shanghai Banking Corporation, Ltd;</li>
<li>PT. Bank Internasional Indonesia, Tbk;</li>
<li>PT. Bank Permata;</li>
<li>PT. Bank OCBC NISP, Tbk: dan</li>
<li>Standard Chartered Bank.</li>
</ol>
<p><strong>b. Perusahaan Efek</strong></p>
<ol>
<li>PT. Trimegah Securities, Tbk;</li>
<li>PT. Danareksa Sekuritas;</li>
<li>PT. Andalan Artha Advisindo Sekuritas;</li>
<li>PT. Bahana Securities;</li>
<li>PT. Ciptadana Securities;</li>
<li>PT. Sucorinvest Central Gani;</li>
<li>PT. Mega Capital Indonesia; dan</li>
<li>PT. Reliance Securities, Tbk.</li>
</ol>
<p>Silahkan bagi pembaca blog yang ingin membeli untuk menghubungi salah satu agen penjual di atas mulai tanggal 25 Januari 2010. Happy Investing <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/janganserakah.wordpress.com/1999/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/janganserakah.wordpress.com/1999/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/janganserakah.wordpress.com/1999/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/janganserakah.wordpress.com/1999/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/janganserakah.wordpress.com/1999/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/janganserakah.wordpress.com/1999/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/janganserakah.wordpress.com/1999/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/janganserakah.wordpress.com/1999/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/janganserakah.wordpress.com/1999/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/janganserakah.wordpress.com/1999/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/janganserakah.wordpress.com/1999/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/janganserakah.wordpress.com/1999/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/janganserakah.wordpress.com/1999/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/janganserakah.wordpress.com/1999/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=janganserakah.wordpress.com&amp;blog=3861276&amp;post=1999&amp;subd=janganserakah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://janganserakah.wordpress.com/2010/01/22/sukuk-ritel-2-sr002/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>35</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4918104d04cc62fd10420c251de7842f?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">alina</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://janganserakah.files.wordpress.com/2010/01/sukuk-logo.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">sukuk-logo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ind Ver &#8211; Intelligent Investor: Kata Pengantar [2]</title>
		<link>http://janganserakah.wordpress.com/2010/01/11/ind-ver-intelligent-investor-kata-pengantar-2/</link>
		<comments>http://janganserakah.wordpress.com/2010/01/11/ind-ver-intelligent-investor-kata-pengantar-2/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 11 Jan 2010 10:23:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>konobe</dc:creator>
				<category><![CDATA[Intelligent Investor]]></category>
		<category><![CDATA[Investasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://janganserakah.com/?p=1984</guid>
		<description><![CDATA[translated by Edison &#8211; posted by Konobe bagian pertama THE INTELLIGENT INVESTOR (revised Edition) KATA PENGANTAR (2) Sebuah pandangan yg telah lama dipegang, adalah kunci dari investasi yg sukses terletak pertama tama pada memilih sektor industri yang paling mungkin akan &#8230; <a href="http://janganserakah.wordpress.com/2010/01/11/ind-ver-intelligent-investor-kata-pengantar-2/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=janganserakah.wordpress.com&amp;blog=3861276&amp;post=1984&amp;subd=janganserakah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color:#0000ff;"><strong>translated by Edison &#8211; posted by Konobe</strong></span></p>
<p><a href="http://janganserakah.com/2010/01/11/ind-ver-intelligent-investor-kata-pengantar-1/"><span style="color:#0000ff;">bagian pertama</span></a></p>
<p style="text-align:center;"><strong>THE INTELLIGENT INVESTOR (revised Edition)</strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong>KATA PENGANTAR (2)</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Sebuah pandangan yg telah lama dipegang, adalah kunci dari investasi yg sukses terletak pertama tama pada memilih sektor industri yang paling mungkin akan berkembang di masa depan, lalu kemudian mencari perusahaan yg paling menjanjikan dalam industri ini. Contohnya, investor-investor pintar telah sejak lama menyadari potensi pertumbuhan industry komputer (secara umum) dan juga potensi IBM (secara khusus). Tetapi dalam retrospeksi, ini tidaklah semudah yang kita bayangkan. Sebagai buktinya, kita akan melihat satu contoh dari edisi pertama buku ini (edisi 1 thn 1949)</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-1984"></span>Pada edisi thn 49 buku ini, kami telah berusaha mengingatkan kepada para investor ttg resiko dalam industry angkutan udara <em>(Nikken: Pada tahun 1949, saat edisi pertama diterbitkan, industry angkutan udara sangat menarik bagi para calon investor. Ini karena ramalan-ramalan yg optimistis ttg potensi pertumbuhan industri angkutan udara.) </em>Pada tahun 70, meskipun lalu lintas udara mencatat angka rekor baru, perusahaan angkutan udara menderita kerugian sebesar $200 juta (lebih besar daripada rata-rata industri lain) karena kombinasi dari persoalan teknologi dan juga kapasitas yg berlebih. Kembali kepada contoh IBM, meskipun investasi dalam IBM memberikan hasil yg baik, pada kenyataannya banyak juga (malahan kebanyakan) dari investasi dalam sector komputer malah tidak memberikan keuntungan.</p>
<p style="text-align:justify;">Dari kedua contoh di atas, <strong>kita bisa mengambil 2 moral </strong>:</p>
<ol style="text-align:justify;">
<li>Prospek pertumbuhan fisik suatu usaha bukanlah jaminan akan adanya keuntungan bagi investor</li>
<li style="text-align:justify;">Para ahli pun tidak mempunyai cara yg bisa diandalkan untuk memilih perusahaan mana yg paling baik prospeknya, atau industri mana yg paling menjanjikan.</li>
</ol>
<p style="text-align:center;">&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-oOo&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-</p>
<p style="text-align:justify;">Tujuan utama kami dalam buku ini adalah untuk menuntun pembaca untuk menghindari area-area yg bisa menimbulkan kesalahan-kesalahan besar, dan juga membantu mengembangkan kebijakan investasi yg cocok bagi mereka. Kami juga akan berbicara sedikit tentang psikologi investor. Ini karena <strong>musuh utama seorang investor adalah dirinya sendiri</strong>. Melalui berbagai contoh dan argumen, (bahkan melalui ibaan), kami berharap bisa membentuk suatu kondisi mental dan emosional yang baik dalam pembaca kami, yang akan membantu mereka dalam mengambil keputusan investasinya.</p>
<p style="text-align:justify;">Kami telah melihat banyak kasus dimana &#8220;orang-orang biasa&#8221; dengan temperamen yg &#8220;cocok utk investasi&#8221; yang mampu menghasilkan dan menjaga keuntungan dalam investasinya. Sebaliknya juga kami telah melihat &#8220;orang-orang pintar&#8221; yang tidak mempunyai temperamen investasi mengalami kerugian besar, meskipun mereka mempunyai pengetahuan tentang finance, accounting dan juga pasar saham yang mendalam.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebagai tambahan, kami berharap utk menanamkan kebiasaan untuk mengukur/mengkuantifikasi. 99 dari 100 saham, pada satu tingkat harga tertentu boleh dikatakan &#8220;murah sekali&#8221; sehingga layak dibeli, dan pada tingkat harga lain boleh dikatakan &#8220;mahal sekali&#8221; sehingga harus dijual. Kebiasaan membandingkan harga yg kita bayar dengan apa yg kita dapatkan adalah suatu sifat yang sangat baik dalam investasi.</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam suatu artikel kami dalam suatu majalah, kami pernah meminta pembaca untuk membeli saham-saham mereka dengan cara yg sama seperti ketika membeli sembako <em>(Nikken: Cari yg termurah)</em>, dan bukan dengan cara yg sama seperti ketika mereka membeli parfum <em>(Nikken: makin mahal makin gengsi)</em>. Kerugian-kerugian yg paling besar selama ini selalu timbul dalam saham dimana pembeli saham tersebut lupa bertanya &#8220;Berapa harganya?&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Kami ingin menyarankan kpd pembaca untuk membatasi investasi saham mereka dalam saham saham yg harganya tidak jauh dari nilai asset-berwujud yg mereka miliki <em>(Nikken:</em> <em>misalnya gedung, stok barang, dll)</em>. Meskipun saran kami ini kedengarannya &#8220;kuno&#8221;, tetapi ada alasan praktis dan psikologisnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Pengalaman telah mengajarkan kepada kami bahwa meskipun ada beberapa perusahaan &#8220;growth&#8221; <em>(Nikken: bg yg kurang tahu apa itu perusahaan &#8220;growth&#8221;, nanti tanya saja, kita bahas)</em>, pembeli saham saham perusahaan ini akan sangat dipengaruhi oleh fluktuasi di<em> </em>pasar saham. Sebaliknya investor dalam saham saham perusahaan semisalnya perusahaan utilitas-publik (perusahaan listrik,dll) bisa selalu memandang dirinya sebagai pemilik dari sebuah perusahaan yg &#8220;aman&#8221;, yg mereka beli dengan harga rasional, dan tidak perlu terlalu memperdulikan pasar.</p>
<p style="text-align:center;">&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-oOo&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-</p>
<p style="text-align:justify;">Seni Investasi mempunyai suatu karakteristik yang secara umum tidak dihargai. Setiap investor itu bisa mencapai tingkat hasil yg &#8220;baik dan layak&#8221; meskipun &#8220;tidak spektakuler, hanya dengan usaha dan kemampuan yang minimum. Tetapi untuk meningkatkan hasil agar menjadi lebih dari sekedar &#8220;baik dan layak&#8221; ini, diperlukan kerja keras dan pengetahuan yang sangat dalam. Jika kita hanya mencoba utk &#8220;usaha lebih keras sedikit&#8221; dan juga &#8220;belajar lebih banyak sedikit&#8221;, kebanyakan hasilnya malahan lebih jelek. Karena semua orang bisa menyamai hasil/tingkat keuntungan dari pasar (Nikken : dengan instrumen spt index fund dan etf index), maka banyak orang yang salah sangka dan berpikir &#8220;buat mengalahkan index itu pasti mudah&#8221;. Tetapi pada kenyataannya sebagian besar dari orang-orang pintar yg mencoba untuk melakukan ini gagal besar. Demikian juga dengan Fund-fund investasi besar yang dikelola oleh berbagai institusi, dengan begitu banyaknya orang-orang &#8220;berpengalaman&#8221; di dalamnya, juga mengalami kegagalan dalam hal ini. Ini membuktikan bahwa ramalan-ramalan yg mereka buat terkadang masih kalah akurat daripada kita meramal dengan melempar koin.</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam menulis buku ini, kami mencoba utk selalu mengingat tentang kesalahan-kesalahan dasar dalam investasi. Sebuah kebijakan portofolio yg sederhana (dengan membeli saham-saham unggulan dan juga obligasi grade tinggi) bisa dilakukan oleh semua orang dengan mudah. Jika kita ingin melakukan yang lebih daripada ini, kita harus menyadari besarnya resiko yg akan kita hadapi. Sebelum melakukan itu, kita harus menyadari dulu perbedaaan antara investasi dan spekulasi, juga perbedaan antara harga pasar dan &#8220;nilai sebenarnya&#8221; dari suatu perusahaan.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/janganserakah.wordpress.com/1984/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/janganserakah.wordpress.com/1984/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/janganserakah.wordpress.com/1984/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/janganserakah.wordpress.com/1984/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/janganserakah.wordpress.com/1984/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/janganserakah.wordpress.com/1984/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/janganserakah.wordpress.com/1984/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/janganserakah.wordpress.com/1984/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/janganserakah.wordpress.com/1984/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/janganserakah.wordpress.com/1984/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/janganserakah.wordpress.com/1984/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/janganserakah.wordpress.com/1984/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/janganserakah.wordpress.com/1984/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/janganserakah.wordpress.com/1984/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=janganserakah.wordpress.com&amp;blog=3861276&amp;post=1984&amp;subd=janganserakah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://janganserakah.wordpress.com/2010/01/11/ind-ver-intelligent-investor-kata-pengantar-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/99347e0abb95f706cfba65dd0e96dbc3?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">konobe</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ind Ver &#8211; Intelligent Investor: Kata Pengantar [1]</title>
		<link>http://janganserakah.wordpress.com/2010/01/11/ind-ver-intelligent-investor-kata-pengantar-1/</link>
		<comments>http://janganserakah.wordpress.com/2010/01/11/ind-ver-intelligent-investor-kata-pengantar-1/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 11 Jan 2010 10:17:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>konobe</dc:creator>
				<category><![CDATA[Intelligent Investor]]></category>
		<category><![CDATA[Investasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://janganserakah.com/?p=1981</guid>
		<description><![CDATA[translated by Edison &#8211; posted by konobe Ini adalah terjemahan bebas dari bab Introduction Intelligent Investor oleh Bung Edison yang pernah di posting di thread JS @kaskus. Semoga bisa jadi  bahan bacaan yang berguna PS: terjemahan ini akan saya bagi &#8230; <a href="http://janganserakah.wordpress.com/2010/01/11/ind-ver-intelligent-investor-kata-pengantar-1/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=janganserakah.wordpress.com&amp;blog=3861276&amp;post=1981&amp;subd=janganserakah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color:#0000ff;"><strong>translated by Edison &#8211; posted by konobe</strong></span></p>
<p>Ini adalah terjemahan bebas dari bab Introduction Intelligent Investor oleh Bung Edison yang pernah di posting di thread JS @kaskus. Semoga bisa jadi  bahan bacaan yang berguna <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>PS: terjemahan ini akan saya bagi menjadi 2 bagian.</p>
<p style="text-align:center;">&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;oOo&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-</p>
<p style="text-align:center;"><strong>THE INTELLIGENT INVESTOR (revised Edition)</strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong>KATA PENGANTAR</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Tujuan dari buku ini adalah untuk memberikan bimbingan dalam mengadopsi dan melaksanakan kebijakan investasi. Buku ini hanya akan berbicara sedikit tentang teknik analisa sekuritas; Fokus dari buku ini adalah terutama kepada prinsip-prinsip investasi dan perilaku/sikap seorang investor.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Buku ini ditujukan kepada investor (dan bukan kepada spekulator) dan tugas pertama kita adalah untuk menjelaskan perbedaan di antara keduanya</strong>. Kami ingin menekankan bahwa ini bukanlah buku &#8220;bagaimana mendapatkan $1 juta&#8221;. Tidak ada jalan menuju kekayaan yg mudah dan pasti, baik di Wall   Street maupun di mana saja. Sebagai pembuktian kalimat di atas, ada baiknya kita melihat sebuah contoh historis dari dunia finansial.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-1981"></span>Pd tahun 1929, John J Raskob, seorang tokoh penting di   Wall Street, menulis sebuah artikel berjudul &#8220;Semua Orang Bisa Kaya&#8221;. Teorinya adalah dengan investasi hanya $15/bulan di saham-saham terkemuka -dengan dividen diinvestasikan kembali- akan menghasilkan kekayaan sebesar $80.000, dalam waktu 20 tahun, dari total investasi hanya sebesar $3600.</p>
<p style="text-align:justify;">Apakah teori ini benar?</p>
<p style="text-align:justify;">Perhitungan kasar -berdasarkan atas asumsi investasi dalam 30 stock dalam Dow Jones Index- memberikan hasil bahwa jika kita mengikuti &#8220;resep&#8221; Raskob di atas dari tahun 1929-1948 (periode 20 thn dari setelah artikel ini ditulis), maka pada awal tahun 1949, portofolio itu akan bernilai sekitar $8500. Tentu saja ini jauh sekali dari $80.000 yg dijanjikan Raskob. Ini menunjukkan bagaimana kita tidak bisa berpegang kepada ramalan-ramalan dan jaminan yg optimistis seperti di atas.</p>
<p style="text-align:justify;">Tetapi, sebagai catatan tambahan, kami juga ingin menyadarkan bahwa tingkat pengembalian dari operasi 20 tahun di atas, mencapai 8%/tahun compounded (bunga berbunga). Dan yg lebih hebatnya lagi adalah tingkat return ini dicapai dalam keadaan dimana ketika program investasi diatas dimulai, Dow Jones Index ada pada nilai 300, dan ketika program investasi ini berakhir, Dow Jones Index berada pada nilai 177. <em>(Nikken: artinya Dow jones lebih rendah dari saat kita memulai. Kita masuk di 300, tetapi setelah 20 thn index ada di 177 alias lebih rendah&#8230;tetapi dgn &#8220;resep&#8221; ini tetap bisa dapat return 8%/thn -dgn perhitungan bunga-berbunga pula)</em></p>
<p style="text-align:justify;">Hasil di atas bisa kita artikan sebagai suatu pembuktian keampuhan prinsip investasi berkala per bulan dalam saham-saham unggulan, baik di masa &#8220;senang&#8221; maupun &#8220;susah&#8221;, &#8211; suatu program yg kita kenal sebagai &#8220;<strong>Dollar Cost Averaging</strong>&#8221; <em>(Nikken: pernah saya singgung dalam satu posting saya)</em></p>
<p style="text-align:center;">&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;oOo&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-</p>
<p style="text-align:justify;">Karena buku ini tidak ditujukan kepada spekulator, maka buku ini tidak ditujukan utk orang orang yg &#8220;trading&#8221;. Kebanyakan orang-orang ini dipandu oleh chart atau juga metode mekanik/teknikal lainnya dalam menentukan waktu yg tepat untuk menjual/membeli. <strong>Satu prinsip yg berlaku kepada hampir semua &#8220;pendekatan teknikal&#8221; ini adalah kita harus membeli &#8220;KARENA&#8221; sebuah saham telah naik, dan kita harus menjual &#8220;KARENA&#8221; saham itu telah turun</strong>. Ini sangat terbalik dari prinsip bisnis yg benar dalam bidang bisnis apa saja, dan praktek di atas kecil kemungkinannya akan bisa memberikan sukses yg berkepanjangan di Wall Street. Dalam pengalaman kami pribadi dan juga berdasarkan pengamatan kami selama 50 tahun, kami belum pernah mengenal satu orangpun yg secara konsisten bisa menghasilkan uang dengan &#8220;mengikuti pasar&#8221;. Kami bahkan tidak ragu untuk mengatakan metode ini sama sekali tidak bisa dipakai karena tidak benar.</p>
<p style="text-align:justify;">Rontoknya pasar saham pada tahun 69-70 telah membuktikan betapa salahnya sebuah ilusi dalam masyarakat, yaitu bahwa saham bisa dibeli kapan saja dan pada tingkat harga berapa saja, dengan jaminan keuntungan, dan bahkan jika ada penurunan harga pun, akan bisa ditutupi oleh naiknya pasar ke tingkat yg lebih tinggi. Ini tentu saja &#8220;<strong>terlalu bagus/indah untuk dipercaya</strong>&#8220;.</p>
<p style="text-align:justify;">Di waktu lalu, kami telah membedakan antara dua tipe investor, &#8211; &#8220;<strong>Defensive/Pasif</strong>&#8221; dan &#8220;<strong>Enterprising/Aktif</strong>&#8220;. Tujuan utama Investor &#8220;Defensive&#8221; adalah menghindari kesalahan/kerugian yg serius. Tujuan tambahan/sampingan investor ini adalah kebebasan dari kerepotan dalam mengambil keputusan ttg investasi.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebuah ciri dasar seorang Investor &#8220;Enterprising&#8221; adalah kesediaannya untuk mencurahkan waktu dan pikiran untuk menseleksi sekuritas yg AMAN, dan JUGA lebih &#8220;atraktif&#8221;. Sebagai imbalan atas kerja keras dan waktunya ini, maka investor tipe ini bisa mengharapkan tingkat keuntungan yg lebih tinggi daripada investor &#8220;defensive&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://janganserakah.com/2010/01/11/ind-ver-intelligent-investor-kata-pengantar-2/"><span style="color:#0000ff;">bersambung ke bagian 2</span></a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/janganserakah.wordpress.com/1981/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/janganserakah.wordpress.com/1981/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/janganserakah.wordpress.com/1981/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/janganserakah.wordpress.com/1981/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/janganserakah.wordpress.com/1981/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/janganserakah.wordpress.com/1981/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/janganserakah.wordpress.com/1981/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/janganserakah.wordpress.com/1981/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/janganserakah.wordpress.com/1981/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/janganserakah.wordpress.com/1981/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/janganserakah.wordpress.com/1981/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/janganserakah.wordpress.com/1981/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/janganserakah.wordpress.com/1981/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/janganserakah.wordpress.com/1981/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=janganserakah.wordpress.com&amp;blog=3861276&amp;post=1981&amp;subd=janganserakah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://janganserakah.wordpress.com/2010/01/11/ind-ver-intelligent-investor-kata-pengantar-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/99347e0abb95f706cfba65dd0e96dbc3?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">konobe</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Diskusi &#8211; Intelligent Investor: Kata Pengantar</title>
		<link>http://janganserakah.wordpress.com/2010/01/11/diskusi-intelligent-investor-kata-pengantar/</link>
		<comments>http://janganserakah.wordpress.com/2010/01/11/diskusi-intelligent-investor-kata-pengantar/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 10 Jan 2010 23:32:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>konobe</dc:creator>
				<category><![CDATA[Intelligent Investor]]></category>
		<category><![CDATA[Investasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://janganserakah.com/?p=1970</guid>
		<description><![CDATA[posted by Konobe Beberapa kali saya sempat membawa buku ini ketika berkumpul dengan beberapa teman. Ketika mereka menanyakan pada saya apa isi dari buku ini, yang mereka tangkap adalah buku ini berbicara mengenai chart. Saya tidak mengerti apakah karena memang &#8230; <a href="http://janganserakah.wordpress.com/2010/01/11/diskusi-intelligent-investor-kata-pengantar/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=janganserakah.wordpress.com&amp;blog=3861276&amp;post=1970&amp;subd=janganserakah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"><strong>posted by Konobe<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;">Beberapa kali saya sempat membawa buku ini ketika berkumpul dengan beberapa teman. Ketika mereka menanyakan pada saya apa isi dari buku ini, yang mereka tangkap adalah buku ini berbicara mengenai chart. Saya tidak mengerti apakah karena memang penjelasan saya yang kurang baik (dikarenakan pemahaman yang masih sedikit) atau karena memang telah terjadi pergeseran makna dalam dunia investasi.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-1970"></span>Karena itu tidak salah rasanya sebelum kita mulai dengan bab I, ada baiknya kita mereview bab Introduction / Kata Pengantar dalam buku ini. Kenapa?  Bab Pengantar biasanya sering dijadikan resume keseluruhan oleh pengarang mengenai apa sebenarnya isi buku. Siapa target pembacanya dan poin-poin penting yang perlu diingat. Dan Graham pun melakukan hal yang sama.  Graham jelas sudah memberikan state dari awal mengenai target pembaca buku dan maksud pembuatan buku tersebut.</p>
<p style="text-align:center;">&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-oOo&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<blockquote>
<p style="text-align:justify;"><strong>&#8220;Buku ini ditujukan kepada investor (dan bukan kepada spekulator) dan tugas pertama kita adalah untuk menjelaskan perbedaan di antara keduanya</strong>. Kami ingin menekankan bahwa ini bukanlah buku &#8220;bagaimana mendapatkan $1 juta&#8221;. Tidak ada jalan menuju kekayaan yg mudah dan pasti, baik di Wall   Street maupun di mana saja.&#8221;</p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;">Jadi Note pertama dari buku ini yang saya rasa perlu kita ingat adalah mari kita pahami dulu bahwa seorang Investor berbeda dengan spekulator (pembahasan pada Bab 1). Dan buku ini jelas ditujukan bagi seorang investor. Bukan berarti seorang spekulator tidak boleh membaca. Hanya saja kata-kata ini ada untuk menghilangkan angan-angan tinggi pembaca spekulator yang mengharapkan jalan pintas untuk menjadi kaya,  misalnya dengan cara:  membaca chart.</p>
<p style="text-align:center;">&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-oOo&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<blockquote>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Tujuan utama kami dalam buku ini adalah untuk menuntun pembaca untuk menghindari area-area yg bisa menimbulkan kesalahan-kesalahan besar, dan juga membantu mengembangkan kebijakan investasi yg cocok bagi mereka. Kami juga akan berbicara sedikit tentang psikologi investor. Ini karena <strong>musuh utama seorang investor adalah dirinya sendiri</strong>.&#8221;</p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;">Note kedua yang saya rasa perlu sekali kita ingat dalam bab introduction adalah Musuh utama seorang investor adalah dirinya sendiri. Karena itu, mempelajari buku ini lebih ditujukan untuk membuat diri kita menjadi lebih baik salah satunya dengan belajar dari kesalahan-kesalahan dasar yang pernah terjadi. Ibaratnya buku ini menyediakan sebagian bahan-bahan untuk dijadikan tameng dan senjata untuk berinvestasi. Tapi bagaimana membuatnya menjadi tameng dan senjata yang cocok akan tergantung dari masing-masing pribadi.</p>
<p style="text-align:justify;">Selain kedua note diatas bab introduction juga cukup menarik karena pembelajaran mengenai kesalahan dasar sudah dimulai. Dari kasus kesalahan investasi dalam industri angkatan udara hingga prediksi yang berlebihan dalam return jangka panjang.</p>
<p style="text-align:justify;">Bagi yang memiliki buku ini beserta komentar dari Jason Zweig, ada baiknya juga membaca bagian tersebut. Kita akan menemukan beberapa contoh kasus tambahan yang cukup menarik yang terjadi selama kurun waktu tahun 1970-2000 yang tidak terpublish dalam tulisan Graham.</p>
<p style="text-align:justify;">So&#8230; any comment bout this chapter? Mungkin ada hal penting lain yang dirasakan berbeda? <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/janganserakah.wordpress.com/1970/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/janganserakah.wordpress.com/1970/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/janganserakah.wordpress.com/1970/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/janganserakah.wordpress.com/1970/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/janganserakah.wordpress.com/1970/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/janganserakah.wordpress.com/1970/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/janganserakah.wordpress.com/1970/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/janganserakah.wordpress.com/1970/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/janganserakah.wordpress.com/1970/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/janganserakah.wordpress.com/1970/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/janganserakah.wordpress.com/1970/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/janganserakah.wordpress.com/1970/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/janganserakah.wordpress.com/1970/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/janganserakah.wordpress.com/1970/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=janganserakah.wordpress.com&amp;blog=3861276&amp;post=1970&amp;subd=janganserakah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://janganserakah.wordpress.com/2010/01/11/diskusi-intelligent-investor-kata-pengantar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/99347e0abb95f706cfba65dd0e96dbc3?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">konobe</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sudahkah Anda memiliki &#8216;AKSes&#8217; ?</title>
		<link>http://janganserakah.wordpress.com/2010/01/05/sudahkah-anda-memiliki-akses/</link>
		<comments>http://janganserakah.wordpress.com/2010/01/05/sudahkah-anda-memiliki-akses/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 05 Jan 2010 07:44:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alinaprimasari</dc:creator>
				<category><![CDATA[EVENT]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://janganserakah.com/?p=1958</guid>
		<description><![CDATA[Sejak 23 Desember 2009 lalu Investor Area resmi berganti nama menjadi AKSes (Acuan Kepemilikan Sekuritas). Masih ingat artikel  Investor Area sebelumnya? Fasilitas AKSes yang diberikan oleh KSEI ini dapat digunakan untuk mengakses secara online dan memonitor data posisi serta pergerakan &#8230; <a href="http://janganserakah.wordpress.com/2010/01/05/sudahkah-anda-memiliki-akses/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=janganserakah.wordpress.com&amp;blog=3861276&amp;post=1958&amp;subd=janganserakah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://janganserakah.files.wordpress.com/2010/01/akses1.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1963" title="AKSes1" src="http://janganserakah.files.wordpress.com/2010/01/akses1.jpg?w=500" alt=""   /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Sejak 23 Desember 2009 lalu Investor Area resmi berganti nama menjadi <span style="color:#993300;"><strong><span style="color:#993300;">AKSes</span> </strong></span>(Acuan Kepemilikan Sekuritas). Masih ingat artikel  <a href="http://janganserakah.com/2009/06/18/investor-area-perlindungan-bagi-investor-pasar-modal-indonesia/">Investor Area</a> sebelumnya? Fasilitas <span style="color:#993300;"><strong>AKSes</strong> </span>yang diberikan oleh KSEI ini dapat digunakan untuk mengakses secara online dan memonitor data posisi serta pergerakan efek atau sekuritas yang disimpan investor dalam sub rekening efek di KSEI.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-1958"></span>Tiap investor berhak memperoleh fasilitas <span style="color:#993300;"><strong>AKSes</strong></span> KSEI melalui perusahaan efek (broker) atau bank kustodian. Hal itu bertujuan untuk perlindungan investor dan transparansi informasi bagi investor sebagai nasabah pemegang rekening KSEI.</p>
<p style="text-align:justify;">Berdasar surat Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) No S-4882/BL/2009, Perusahaan Efek atu Bank Kustodian harus memenuhi permohonan investor untuk memperoleh fasilitas <span style="color:#993300;"><strong>AKSes</strong></span> KSEI. Nantinya, investor yang terdaftar akan memperoleh kartu <span style="color:#993300;"><strong>AKSes</strong></span> yang berisi informasi untuk dapat mengakses website <strong><span style="color:#993300;">AKSes</span></strong> KSEI.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://janganserakah.files.wordpress.com/2010/01/akses2.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1964" title="AKSes2" src="http://janganserakah.files.wordpress.com/2010/01/akses2.jpg?w=500" alt=""   /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Bagi rekan pembaca blog yang ingin tahu lebih jauh mengenai <span style="color:#993300;"><strong>AKSes</strong></span>, bisa mengunjungi pameran sosialisasi Fasilitas <strong><span style="color:#993300;">AKSes</span></strong> KSEI pada hari Selasa &#8211; Jum’at, 5 &#8211; 8 Januari 2010 di area lobby Gedung Bursa Efek Indonesia.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/janganserakah.wordpress.com/1958/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/janganserakah.wordpress.com/1958/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/janganserakah.wordpress.com/1958/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/janganserakah.wordpress.com/1958/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/janganserakah.wordpress.com/1958/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/janganserakah.wordpress.com/1958/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/janganserakah.wordpress.com/1958/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/janganserakah.wordpress.com/1958/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/janganserakah.wordpress.com/1958/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/janganserakah.wordpress.com/1958/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/janganserakah.wordpress.com/1958/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/janganserakah.wordpress.com/1958/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/janganserakah.wordpress.com/1958/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/janganserakah.wordpress.com/1958/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=janganserakah.wordpress.com&amp;blog=3861276&amp;post=1958&amp;subd=janganserakah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://janganserakah.wordpress.com/2010/01/05/sudahkah-anda-memiliki-akses/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4918104d04cc62fd10420c251de7842f?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">alina</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://janganserakah.files.wordpress.com/2010/01/akses1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">AKSes1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://janganserakah.files.wordpress.com/2010/01/akses2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">AKSes2</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>New Series of Intelligent Investor @JS</title>
		<link>http://janganserakah.wordpress.com/2009/12/07/new-series-of-intelligent-investor-js/</link>
		<comments>http://janganserakah.wordpress.com/2009/12/07/new-series-of-intelligent-investor-js/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Dec 2009 10:30:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>konobe</dc:creator>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://janganserakah.com/?p=1948</guid>
		<description><![CDATA[posted by Konobe Hola&#8230; akhirnya saya kembali menulis Pertama, mohon maaf atas ke-vakum-an para penulis blog selama beberapa bulan ini (sambil akting menyembah).  Semua memiliki kesibukan dan ke&#8221;malas&#8221;an tersendiri [terutama saya, hehehe... sedang mengalami kebuntuan ide, hix... -- Nah lho, &#8230; <a href="http://janganserakah.wordpress.com/2009/12/07/new-series-of-intelligent-investor-js/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=janganserakah.wordpress.com&amp;blog=3861276&amp;post=1948&amp;subd=janganserakah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"><strong>posted by Konobe</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;">Hola&#8230; akhirnya saya kembali menulis <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:justify;">Pertama, mohon maaf atas ke-vakum-an para penulis blog selama beberapa bulan ini (sambil akting menyembah).  Semua memiliki kesibukan dan ke&#8221;malas&#8221;an tersendiri [terutama saya, hehehe... sedang mengalami kebuntuan ide, hix... -- Nah lho, ko malah curhat ^^].</p>
<p style="text-align:justify;">Oke, back to the point.</p>
<p style="text-align:justify;">Saat ini  saya sedang berusaha memahami &#8220;kitab suci&#8221; para investor: Intelligent Investor by Benjamin Graham. Buku yang saya pegang kebetulan adalah seri Inggris edisi tahun 1973 yang sudah dikomentari oleh Jason Zweig. Buku ini memiliki arti yang sangat penting bagi kami karena buku ini yang mendasari lahirnya harian JS oleh Bro Edison (see bagian <a href="http://janganserakah.com/2008/05/31/investasi-dan-spekulasi/">Investasi dan Spekulasi</a>).</p>
<p style="text-align:justify;">
<div id="attachment_1952" class="wp-caption aligncenter" style="width: 160px"><a href="http://janganserakah.files.wordpress.com/2009/12/intelligent-investor.jpg"><img class="size-thumbnail wp-image-1952" title="Intelligent Investor" src="http://janganserakah.files.wordpress.com/2009/12/intelligent-investor.jpg?w=150&#038;h=150" alt="Intelligent Investor by Benjamin Graham" width="150" height="150" /></a><p class="wp-caption-text">Intelligent Investor by Benjamin Graham</p></div>
<p>So, dengan niat &#8220;sedikit mulia&#8221;, saya dan para pengisi blog harian JS ingin mengajak semua pembaca untuk kembali memahami dari awal arti Investor dan Spekulator langsung dari &#8220;kitab sucinya&#8221;.  Gimana caranya?</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-1948"></span>Kami mengajak pembaca harian JS untuk sama-sama membaca buku ini dan bertukar pikiran. Nanti, setiap dua minggu sampai sebulan sekali, baik saya atau Alina atau siapapun yang berminat akan mem-post sedikit uraian atau hasil bacaan bab dalam buku tersebut, mulai dari pembukaan. Artikel tersebut juga akan menjadi bahan diskusi terutama untuk bagian yang belum dimengerti. Jadi intinya, kita semua akan belajar bersama-sama <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:justify;">Karena ini masih berupa ide, ditunggu komentar dan tanggapannya <img src='http://s1.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;">PS: Bagi yang mau download ebook inggrisnya, bisa langsung ke<a href="http://www.4shared.com/get/78826944/b7f87148/The_Intelligent_Investor_-_The.html"> sini</a></p>
</blockquote>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/janganserakah.wordpress.com/1948/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/janganserakah.wordpress.com/1948/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/janganserakah.wordpress.com/1948/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/janganserakah.wordpress.com/1948/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/janganserakah.wordpress.com/1948/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/janganserakah.wordpress.com/1948/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/janganserakah.wordpress.com/1948/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/janganserakah.wordpress.com/1948/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/janganserakah.wordpress.com/1948/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/janganserakah.wordpress.com/1948/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/janganserakah.wordpress.com/1948/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/janganserakah.wordpress.com/1948/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/janganserakah.wordpress.com/1948/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/janganserakah.wordpress.com/1948/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=janganserakah.wordpress.com&amp;blog=3861276&amp;post=1948&amp;subd=janganserakah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://janganserakah.wordpress.com/2009/12/07/new-series-of-intelligent-investor-js/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>34</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/99347e0abb95f706cfba65dd0e96dbc3?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">konobe</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://janganserakah.files.wordpress.com/2009/12/intelligent-investor.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">Intelligent Investor</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mengenal Investasi Lebih Dekat (part 2)</title>
		<link>http://janganserakah.wordpress.com/2009/10/19/mengenal-investasi-lebih-dekat-part-2/</link>
		<comments>http://janganserakah.wordpress.com/2009/10/19/mengenal-investasi-lebih-dekat-part-2/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Oct 2009 07:49:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alinaprimasari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pemikiran tentang Investasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://janganserakah.com/?p=1922</guid>
		<description><![CDATA[article by Alina Ketika sudah muncul dalam diri Anda keinginan untuk membangun investasi, itu merupakan langkah awal Anda dalam mencapai sukses. Namun keinginan saja tidaklah cukup, dalam berinvestasi Investor disarankan memiliki tujuan yang akan dicapai dalam berinvetasi. Investor harus membuat &#8230; <a href="http://janganserakah.wordpress.com/2009/10/19/mengenal-investasi-lebih-dekat-part-2/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=janganserakah.wordpress.com&amp;blog=3861276&amp;post=1922&amp;subd=janganserakah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><img class="aligncenter size-full wp-image-1928" title="money house" src="http://janganserakah.files.wordpress.com/2009/10/money-house.jpg?w=500" alt="money house"   /></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;">article by Alina</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Ketika sudah muncul dalam diri Anda keinginan untuk membangun investasi, itu merupakan langkah awal Anda dalam mencapai sukses. Namun keinginan saja tidaklah cukup, dalam berinvestasi Investor disarankan memiliki tujuan yang akan dicapai dalam berinvetasi. Investor harus membuat tujuan yang spesifik dalam setiap investasinya. Berikut akan saya coba ceritakan mengenai langkah-langkah dalam berinvestasi.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-1922"></span><strong>1. Kenali Diri Anda</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Sebelum memulai berinvestasi, Investor harus mengetahui terlebih dahulu kondisi awal keuangan yang ada saat ini. Pelajari dengan seksama semua pendapatan dan pengeluaran yang ada selama ini. Lakukan perhitungan asset (tabungan, rumah, kendaraan, tanah, dll) yang dimiliki saat ini, dan juga semua hutang yang dimiliki (KPR, tagihan kartu kredit, cicilan kendaraan, dll).</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>2. Tujuan Investasi</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Tujuan Investasi adalah keinginan yang ingin diraih dengan cara berinvestasi. Dengan memiliki tujuan investasi, Investor bisa memilih jenis investasi yang akan digunakan. Biasanya tujuan berinvestasi meliputi :</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li><strong><em>Mengumpulkan dana pensiun.</em></strong> Mengumpulkan dana pensiun adalah salah satu alasan penting dalam berinvestasi. Meskipun terkadang dana pensiun dari tempat kerja sudah ada, namun sebaiknya kita membuat juga portofolio untuk dana pensiun. Sekedar berjaga-jaga dari kemungkinan terburuk (<em>siapa tau perusahaan dana pensiunnya ga sanggup bayar</em>)</li>
<li><strong><em>Meningkatkan pendapatan. </em></strong>Berinvestasi yang bertujuan meningkatkan pendapatan dapat dilakukan dari memperoleh bunga atau kupon obligasi ataupun dividend.</li>
<li><em><strong>Simpanan untuk Pengeluaran Ekstra.</strong></em> Keluarga biasanya menyisihkan sebagian pendapatannya selama beberapa waktu tertentu untuk memenuhi kebutuhan tertentu. Yang paling sering adalah untuk uang muka pembelian rumah, pendidikan, perjalanan liburan, atau modal untuk memulai sebuah bisnis. Jenis investasinya pun tergantung dari besaran dana dan waktu yang dibutuhkan.</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;"><strong>3. Menentukan Rencana Investasi</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Setelah menentukan tujuan investasi, yang harus dilakukan adalah membuat perencanaan investasi yang paling ideal agar tujuan tersebut tercapai. Buatlah perencanaan untuk setiap tujuan yang ingin dicapai. Tentukan target tanggal yang harus tercapai, dan besaran resiko yang bisa Anda hadapi. Semakin spesifik perencanaan tersebut dibuat, semakin mudah anda menjalankannya dengan konsisten.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>4. Menentukan Produk Investasi</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Langkah selanjutnya adalah mengevaluasi produk investasi apa yang akan digunakan dengan melihat potensi hasil dan resiko dari setiap produk investasi yang akan digunakan. Kumpulkan semua informasinya terlebih dahulu, pelajari dengan seksama produk investasi tersebut (lebih baik baca prospektusnya). Berhati-hatilah dalam memilih produk investasi, karena ini penting dalam kesuksesan investasi Anda.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>5. Diversifikasi</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Untuk mencapai berbagai tujuan investasi, Investor membangun sebuah portofolio yang berisi berbagai produk investasi. Diversifikasi adalah kunci dalam menyusun portofolio agar hasil yang diperoleh maksimal namun memiliki resiko yang minimal. Jika ada produk investasi yang turun, harus ada produk investai lain yang naik. Berinvestasilah di berbagai jenis investasi dan banyak jangka waktu.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>6. Mengelola Portofolio.</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Keberhasilan dalam mengelola portofolio bukan dilihat dari hasil yang diperoleh, namun dari cara orang tersebut mengendalikan resiko. Jika portofolio yang telah disusun hasilnya bergeser dari tujuan awal, rubahlah isi portofolio Anda agar tetap konsisten dalam tujuan investasi. Pastikan Anda memiliki alasan yang tepat dalam melakukan penjualan atau pembelian.</p>
<p style="text-align:justify;">Jika ada yang bertanya kapan saat yang tepat untuk memulai berinvestasi, jawabannya adalah <strong>sekarang</strong>. Happy Investing <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/janganserakah.wordpress.com/1922/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/janganserakah.wordpress.com/1922/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/janganserakah.wordpress.com/1922/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/janganserakah.wordpress.com/1922/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/janganserakah.wordpress.com/1922/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/janganserakah.wordpress.com/1922/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/janganserakah.wordpress.com/1922/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/janganserakah.wordpress.com/1922/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/janganserakah.wordpress.com/1922/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/janganserakah.wordpress.com/1922/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/janganserakah.wordpress.com/1922/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/janganserakah.wordpress.com/1922/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/janganserakah.wordpress.com/1922/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/janganserakah.wordpress.com/1922/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=janganserakah.wordpress.com&amp;blog=3861276&amp;post=1922&amp;subd=janganserakah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://janganserakah.wordpress.com/2009/10/19/mengenal-investasi-lebih-dekat-part-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>29</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4918104d04cc62fd10420c251de7842f?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">alina</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://janganserakah.files.wordpress.com/2009/10/money-house.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">money house</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mengenal Investasi Lebih Dekat (part1)</title>
		<link>http://janganserakah.wordpress.com/2009/09/11/mengenal-investasi-lebih-dekat-part1/</link>
		<comments>http://janganserakah.wordpress.com/2009/09/11/mengenal-investasi-lebih-dekat-part1/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Sep 2009 06:14:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alinaprimasari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pemikiran tentang Investasi]]></category>
		<category><![CDATA[Investasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://janganserakah.com/?p=1877</guid>
		<description><![CDATA[article by Alina Artikel ini saya buat karena adanya pertanyaan dari salah satu pembaca blog. Di sebuah artikel  pembaca tersebut bertanya apakah &#8216;ini&#8217; termasuk investasi. Pasti semua sudah tahu apa yang dimaksud dengan &#8216;ini&#8217;. Hal ini membuat saya mencoba membuat &#8230; <a href="http://janganserakah.wordpress.com/2009/09/11/mengenal-investasi-lebih-dekat-part1/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=janganserakah.wordpress.com&amp;blog=3861276&amp;post=1877&amp;subd=janganserakah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter size-full wp-image-1881" title="investasi" src="http://janganserakah.files.wordpress.com/2009/09/investasi-emas.jpg?w=500" alt="investasi"   /></p>
<p><span style="color:#0000ff;"><strong>article by Alina</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;">Artikel ini saya buat karena adanya pertanyaan dari salah satu pembaca blog. Di sebuah artikel  pembaca tersebut bertanya apakah &#8216;ini&#8217; termasuk investasi. Pasti semua sudah tahu apa yang dimaksud dengan &#8216;ini&#8217;. Hal ini membuat saya mencoba membuat artikel agar kita bisa mengetahui apa sih investasi tersebut, apa saja yang merupakan instrumen investasi, apa saja tipe investasi, dan bagaimana seharusnya proses dari sebuah investasi.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-1877"></span>Ketika saya sedang berkeinginan membuat artikel ini, saya menemukan sebuah buku menarik yang bisa dijadikan sumber informasi mengenai investasi ini. Buku ini berjudul &#8220;Fundamentals of Investing&#8221; karangan Gitman &amp; Joehnk.</p>
<p style="text-align:center;">&#8212;oooO000&#8212;</p>
<p style="text-align:justify;">Sebagian besar pembaca blog kemungkinan besar telah menjadi Investor tanpa disadari. Jika seseorang mempunyai uang dan disimpan dalam rekening tabungan maka orang tersebut telah memiliki paling tidak 1 investasi atas namanya sendiri.</p>
<p style="text-align:justify;">Hanya saja, return dari tabungan yang rata-rata 3% per tahun masih kalah oleh inflasi. Investasi adalah sebuah sarana menyimpan uang yang kita miliki dengan harapan akan memberikan tambahan pendapatan atau peningkatan nilai.</p>
<p>Ya, ada dua hal dasar yang ingin dihasilkan dari investasi, yaitu :</p>
<ol>
<li>Tambahan Pendapatan</li>
<li>Pertumbuhan Nilai Uang</li>
</ol>
<p style="text-align:justify;">Uang yang disimpan dalam rekening tabungan menghasilkan tambahan pendapatan berupa bunga yang diberikan secara <em>periodic.</em> Saham sebagai sarana investasi diharapkan untuk naik harganya dari saat pembelian hingga saat penjualan, hal ini mencerminkan pertumbuhan nilai uang.</p>
<p><span style="color:#0000ff;"><strong>Tipe Investasi</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;">Setiap orang memiliki karakter yang berbeda-beda. Hal ini pula yang membedakan tipe investasi yang akan diambil setiap orang. Investasi yang dipilih tergantung dari sumber dana, tujuan, dan kepribadian Investor. Kita bisa membedakan tipe investasi dari beberapa faktor.</p>
<ul>
<li><strong><em>Securities</em> atau <em>Property</em></strong></li>
</ul>
<p style="text-align:justify;"><em>Securities</em> adalah investasi yang menggambarkan kepemilikan secara finansial. Secara garis besar <em>Securities </em>dibedakan menjadi dua :</p>
<ol>
<li><em>Debt</em> (Surat Hutang)</li>
<li><em>Equity</em> (Saham)</li>
</ol>
<p style="text-align:justify;"><em>Property</em> adalah investasi yang berupa kekayaan atau hak milik. <em>Property</em> dapat dibedakan menjadi dua :</p>
<ol>
<li><em>Real Property</em> (Tanah, Rumah, Gedung)</li>
<li><em>Tangible Personal Property</em> (Emas, Lukisan, Barang Antik)</li>
</ol>
<ul>
<li><strong><em>Direct</em> atau <em>Indirect</em></strong></li>
</ul>
<p style="text-align:justify;"><em>Direct Investment</em> adalah ketika Investor secara langsung memiliki dan mengelola investasinya yang dapat berupa <em>securities</em> ataupun <em>property</em>. Pembelian dan pengelolaan dilakukan sendiri tanpa ada bantuan siapapun. Tentu saja Investor yang memilih tipe investasi ini harus memiliki ilmu yang cukup.</p>
<p style="text-align:justify;">Berbeda dari <em>Direct Investment</em>, dalam <em>Indirect Investment</em> Investor menyewa seorang profesional untuk mengelola kumpulan <em>securities</em> atau <em>properties </em>yang dimilikinya.<em> </em></p>
<ul>
<li><strong><em>Debt, Equity</em> atau <em>Derivative</em></strong></li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Ketiga instrumen investasi ini termasuk dalam <em>Securities</em>. <em>Debt</em> merupakan instrumen investasi yang berupa surat hutang. Dapat digambarkan Investor meminjamkan uang untuk memperoleh kupon bunga yang dibayarkan secara rutin dan pengembalian uang pinjaman disaat jatuh tempo. Contoh <em>Debt</em> yang menjadi favorite adalah obligasi.</p>
<p style="text-align:justify;"><em>Equity</em> merupakan bagian kepemilikan dari suatu perusahaan. Dapat digambarkan Investor menyetor modal untuk jalannya bisnis perusahaan. Instrumen yang merupakan <em>equity</em> adalah saham. Harga saham dapat naik dan turun, pemilik saham bisa memperoleh keuntungan dari pertumbuhan harga saham ini jika mereka menjual saham mereka. Mereka juga mengharapkan keuntungan dari deviden. Deviden sendiri merupakan pembagian laba kepada pemegang saham, karena mereka juga dianggap sebagai pemilik perusahaan.</p>
<p style="text-align:justify;"><em>Derivative</em> merupakan instrumen investasi turunan dari <em>debt</em> dan <em>equity.</em> Pada awalnya <em>derivative</em> terbentuk untuk melindungi atau mengurangi risiko dari asset Investor. Sebagian besar <em>derivative</em> merupakan <em>leveraged</em>, jadi ketika nilai <em>underlying</em>nya (<em>debt</em> atau <em>equity</em>) mengalami perubahan kecil, maka nilai <em>derivative</em>nya mengalami perubahan yang besar. Contoh dari instrumen ini adalah option, future, swap, rights, warran.</p>
<ul>
<li><strong><em>Low Risk</em> atau <em>High Risk</em></strong></li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Investasi terkadang dibedakan dari risiko yang bisa dihadapi oleh Investor. Investor selalu dihadapkan oleh besaran risiko dari yang rendah hingga yang tinggi. Setiap instrumen investasi memiliki risiko yang berbeda, sebagai contoh, saham memiliki risiko lebih besar daripada obligasi.</p>
<p style="text-align:justify;">Investasi berisiko rendah diharapkan untuk menghasilkan return yang selalu positif. Investor tidak mengharapkan hasil yang negatif ketika memilih instrumen ini. Investasi berisiko tinggi terkadang dianggap sebagai spekulasi . Adanya kemungkinan besar menghasilkan return negatif harusnya sudah diketahui oleh Investor yang memilih instrumen ini. Bagaimanapun juga, investasi yang memiliki risiko tinggi juga berpeluang menghasilkan return yang tinggi.</p>
<ul>
<li><strong><em>Short Term</em> atau <em>Long Term</em></strong></li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Jangka waktu dalam berinvestasi dapat dibedakan menjadi dua, yaitu investasi jangka pendek dan investasi jangka panjang. Investasi jangka pendek merupakan investasi dengan waktu kurang dari 1 tahun. Instrumen investasi yang banyak digunakan dalam tipe investasi ini adalah tabungan, deposito atau Reksa Dana Pasar Uang. Likuiditas (kemudahan dalam mencairkan uang) menjadi alasan dasar memilih investasi ini. Instrumen ini sering digunakan sebagai tempat dalam menyimpan dana darurat.</p>
<p style="text-align:justify;">Investasi jangka panjang memiliki jangka waktu yang lebih lama, beberapa mensyaratkan lebih dari 3 tahun sudah dapat dikatakan investasi jangka panjang, ada juga yang menyatakan minimal 5 tahun. Instrumen investasi jangka panjang tidak memiliki batas waktu atau jatuh tempo. Instrumen investasi yang banyak digunakan dalam investasi ini adalah saham atau Reksa Dana Saham.</p>
<ul>
<li><strong><em>Domestic</em> atau <em>Foreign</em></strong></li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Domestic investments berarti Investor melakukan investasi di dalam negeri dengan membeli produk investasi lokal. Foreign Investments berarti Investor melakukan investasi di luar negeri dengan membeli produk investasi luar. Saya yakin di Indonesia tidak sedikit Investor yang berinvestasi di luar, di US, Singapura, China.</p>
<p style="text-align:justify;">Bahkan ada Investor Indonesia yang malah tidak mau berinvestasi di Indonesia ( pembaca blog lama pasti tahu <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  ). Hal inilah yang menjadi PR oleh regulator pasar modal kita, agar jumlah Investor lokal semakin banyak.</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk bagian pertama sepertinya cukup di sini dulu, terlalu panjang nanti malah bikin pusing. Di bagian kedua nanti saya akan coba bercerita mengenai proses dari investasi.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/janganserakah.wordpress.com/1877/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/janganserakah.wordpress.com/1877/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/janganserakah.wordpress.com/1877/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/janganserakah.wordpress.com/1877/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/janganserakah.wordpress.com/1877/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/janganserakah.wordpress.com/1877/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/janganserakah.wordpress.com/1877/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/janganserakah.wordpress.com/1877/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/janganserakah.wordpress.com/1877/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/janganserakah.wordpress.com/1877/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/janganserakah.wordpress.com/1877/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/janganserakah.wordpress.com/1877/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/janganserakah.wordpress.com/1877/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/janganserakah.wordpress.com/1877/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=janganserakah.wordpress.com&amp;blog=3861276&amp;post=1877&amp;subd=janganserakah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://janganserakah.wordpress.com/2009/09/11/mengenal-investasi-lebih-dekat-part1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>35</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4918104d04cc62fd10420c251de7842f?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">alina</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://janganserakah.files.wordpress.com/2009/09/investasi-emas.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">investasi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Just for Fun</title>
		<link>http://janganserakah.wordpress.com/2009/09/03/just-for-fun/</link>
		<comments>http://janganserakah.wordpress.com/2009/09/03/just-for-fun/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Sep 2009 08:27:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>konobe</dc:creator>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://janganserakah.com/?p=1864</guid>
		<description><![CDATA[posted by konobe Beberapa hari ini (24 Agustus &#8211; 3 Sept &#8217;09) ada segelintir berita yang cukup menarik perhatian saya, dan sempat membuat saya senyum-senyum (terkadang sambil agak miris). Dibawah adalah berita tersebut dan sedikit komentar iseng. &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;oOo&#8212;&#8212;&#8212;&#8212; Polisi akan &#8230; <a href="http://janganserakah.wordpress.com/2009/09/03/just-for-fun/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=janganserakah.wordpress.com&amp;blog=3861276&amp;post=1864&amp;subd=janganserakah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"><strong>posted by konobe</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;">Beberapa hari ini (24 Agustus &#8211; 3 Sept &#8217;09) ada segelintir berita yang cukup menarik perhatian saya, dan sempat membuat saya senyum-senyum (terkadang sambil agak miris). Dibawah adalah berita tersebut dan sedikit komentar <em>iseng</em>.</p>
<p><span id="more-1864"></span></p>
<p style="text-align:center;">&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;oOo&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;</p>
<blockquote><p>Polisi akan bekerjasama dengan KPK mengusut kasus Century</p></blockquote>
<p style="text-align:justify;">emangnya selama ini kemana aja Pak? 6,7 T gitu lho&#8230; Dana LPS aja katanya cuma 18 T. Btw, owner lamanya dikemanain ya? ^^;</p>
<p style="text-align:center;">&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;oOo&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;</p>
<blockquote><p>Waskita Karya terbukti melakukan pemolesan laporan keuangan sejak 4 tahun lalu.</p></blockquote>
<p style="text-align:justify;">ini dipoles karena mau IPO, atau ketauan karena mau IPO? Bapepam bisa juga kecolongan (FYI, laporan waskita karya sudah masuk Bapepam setidaknya sejak lap 2007 lalu).  Kementrian BUMN juga. Jadi meragukan kualitas laporan keuangan perusahaan listing lain nih. Oya, catat ya.. nama auditornya: Ishak, Saleh, Soewondo dan Rekan.</p>
<p style="text-align:center;">&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;oOo&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;</p>
<blockquote><p>DOID mencari pinjaman US$550 juta untuk beli Buma. Ditenggarai sebagai jalan pintas untuk listing.</p></blockquote>
<p style="text-align:justify;">pantas saja sampai ada yang bilang semut makan gajah. masuk UMA deh. &#8216;Semut&#8217; berani menanggung US$310 juta utangnya &#8216;Gajah&#8217; lho.</p>
<p style="text-align:center;">&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;oOo&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;</p>
<blockquote><p>Credit Suisse memborong saham BUMI dari tanggal 28 Juli- 26 Agustus sebanyak 570-an ribu saham, lalu melakukan penjualan kembali sejak 27 agustus sebanyak 212-an ribu.</p></blockquote>
<p style="text-align:justify;"><em>versi berprasangka baik</em>: yang beli dan yang jual bisa aja pihak yang beda, tapi broker yang sama.</p>
<p style="text-align:justify;"><em>versi berprasangka buruk</em>: ni broker maunya apa sih? goreng BUMI?&#8230;</p>
<p style="text-align:center;">&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;oOo&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;</p>
<blockquote><p>Kim Eng beli saham PGN Rp 715rb per lembar saham, karena salah ketik.</p></blockquote>
<p style="text-align:justify;">untung di pasar negosiasi ya Mas (ada penjelasan dari alina mengenai jenis pasar ini di bagian komentar <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  ), jadi ga didenda deh. Untung juga masih bisa diralat. Tapi lucu juga, 3.325 dan 715.000 ga ada mirip-miripnya angkanya. Misstype yang terlalu jauh..</p>
<p style="text-align:center;">&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;oOo&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;</p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;">Ada wacana untuk me-reform SEC (Securities and Exchange Commision &#8211; Bapepam nya US) berkaca dari kasus Madoff.</p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;">ah&#8230; kira-kira BI atau Bapepam bakal di-reform juga gara-gara kasus Century ga ya?</p>
<p style="text-align:center;">&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;oOo&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;</p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;">Tiga tersangka penggelapan dana Bank Century sedang dalam proses tuntutan. Mulai dari 3 tahun hingga 8 tahun.</p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;">Bandingkan dengan hukuman Madoff yang 150 tahun.</p>
<p style="text-align:center;">&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;oOo&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;</p>
<p style="text-align:justify;">ada yang tau berita bagus yang perlu &#8216;diperhatikan&#8217; lainnya? <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/janganserakah.wordpress.com/1864/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/janganserakah.wordpress.com/1864/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/janganserakah.wordpress.com/1864/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/janganserakah.wordpress.com/1864/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/janganserakah.wordpress.com/1864/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/janganserakah.wordpress.com/1864/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/janganserakah.wordpress.com/1864/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/janganserakah.wordpress.com/1864/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/janganserakah.wordpress.com/1864/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/janganserakah.wordpress.com/1864/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/janganserakah.wordpress.com/1864/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/janganserakah.wordpress.com/1864/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/janganserakah.wordpress.com/1864/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/janganserakah.wordpress.com/1864/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=janganserakah.wordpress.com&amp;blog=3861276&amp;post=1864&amp;subd=janganserakah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://janganserakah.wordpress.com/2009/09/03/just-for-fun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>22</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/99347e0abb95f706cfba65dd0e96dbc3?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">konobe</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
