Guest Blogger: US 2008 Bailout – The “Right Kind of Wrong”?

PREFACE: Rencana Bailout USA yang sedang marak dibicarakan akhir-akhir ini memang mengundang banyak pro-kontra dari berbagai pihak. Hampir setiap orang yang ‘hobi’ masalah ekonomi dan finansial akan mempunyai pandangannya sendiri mengenai rencana Bailout ini.

Minggu ini saya menerima satu e-mail dari seorang pembaca blog yang mengungkapkan keinginannya untuk mencoba menulis sebuah artikel pendek untuk blog saya ini. Saya pikir mungkin akan menarik juga bagi para pembaca blog untuk sekali-kali refreshing menikmati ‘suguhan’ buah pikiran orang lain. Di kemudian hari, jika memang ada teman-teman pembaca yang ingin berbagi buah pikirannya di blog ini, bisa diajukan ke email saya di edison@janganserakah.com

—–oOo—–

Penulis: Chilly Crab

—–oOo—–

Dalam beberapa bulan terakhir, satu demi satu the “Untouchables” US skala dunia berguguran. Countrywide Financial, IndyMac, Bear Stearns, Lehman Brothers, Fannie Mae, Freddie Mac, AIG, Washington Mutual, Merrill Lynch. Perkembangan terakhir adalah pro-kontra mengenai program Bailout US$700 Milyar  yang sempat ditolak dan akhirnya diterima versi “revisi”-nya.

Sebagai seorang partisipan pasif dunia investasi (definisi-nya: tertarik namun tidak begitu mendalami), berita besar ekonomi US ini memberikan sensasi yang sangat complex hard-to-describe: 30% disturbing, 30% insecure, 30% surprised plus 10% exciting (yang terakhir ini, mungkin karena kebawa serunya aja, belum kena efeknya).

Rencana Bailout ini sangat sangat menarik. Dilihat dari rasa keadilan, institusi finansial mestinya membereskan kotoran mereka sendiri. Apalagi bankir-bankir umumnya sudah menikmati ‘gurihnya’ booming subprime dan buat CEO elite, posisi mereka umumnya relatif aman dengan kontrak yang sangat menguntungkan mereka.

Namun dari pertimbangan kuantitatif, gerakan ini sangat perlu untuk “konsentrasi penuh” di titik awal kebocoran sebelum meluas dan lebih destruktif. Kalau diperdebatkan, memang susah menemukan titik temu.

Sekalipun rasa keadilan dipinggirkan untuk kepentingan lebih besar, timbul satu pertanyaan lagi. Apakah program Bailout ini tidak akan disalahgunakan mengingat  masalah duit ini menyeret banyak pihak dengan kepentingan masing-masing? Quis Custodiet Ipsos Custodes, ini bahasa latin yang kira-kira berarti “Siapa yang akan mengawasi pengawas?”

Secara personal, saya lebih setuju bila pemerintah US konsisten membiarkan market beraksi sendiri dan menjalankan hukum karmanya. Untuk jangka panjang, meskipun ini adalah obat yang pahit tetapi semestinya lebih manjur. IMHO, faktor yang paling penting di dunia investasi sepertinya adalah “trust”. Banyak institusi yang collapse dianalisa masih memiliki harapan untuk recovery. Great Loss, but not deserved to be shut-down.

Terus terang, saya jadi sedikit paranoid sekarang terhadap keadaan domestik. Kalo di US saja bisa begitu, apalagi di sini? Sepertinya kita sudah tidak dapat mengatakan, bank ini terbesar pasti aman, developer ini sudah berdiri sekian tahun, pasti kokoh dan sebagainya. Anything is possible.

Tapi ada secercah harapan kalau kita mengamati gerak-gerik sang bijak dari Omaha. Logikanya, kalau beliau mulai bergerak, mestinya kita sudah tidak jauh dari bottom, at least dari kaca mata dia. Dan ditilik dari umurnya, mudah-mudahan sang bijak berpendapat bahwa krisis ini tidak akan lama, jadi dia masih sempat menikmatinya karena krisis ini akan memberikannya  “highest personal acknowledgement” dari dunia investasi. (Saya rasa, uang sudah bukan motifnya lagi).

Seperti judul satu soundtrack dari film Coyote Ugly, Bailout ini bisa dikatakan sebagai “The Right Kind of Wrong”. Saya hanya bisa berharap mudah-mudahan kata Right dapat ‘menutupi’ Wrong dan bukan malah tertelan olehnya.

6 Comments

Filed under Guest Blogger

6 responses to “Guest Blogger: US 2008 Bailout – The “Right Kind of Wrong”?

  1. Sepertinya sekarang kata Bailout lebih populer daripada kata Subprime🙂

  2. Tom

    gmn bro_edison? ada comment apa mengenai report inflasi “lebaran”?

  3. putrie_kmps

    inflasinya kan naik tuh bung dan BI jg akhirnya naikin BI rate tuh….

  4. Heldenhammer

    Senin kemaren denger dari radio, kalau menteri keuangan Indonesia sempet-sempetnya malah jadi ketua acara halal-bihalal >.< Pdhl menteri keuangan di US aja pusing2 tuh seminggu penuh hahaha (sampai-sampai berlutut ke house-speaker DPR biar dilolosin program bailout-nya)

  5. antialias

    @heldenhammer

    masih mending kok pemerintah Indonesia mau rapat lembur pas hari Minggu kemaren –khusus bahas dampak sup beracun itu … padahal masih suasana libur lebaran.

    nah seperti pak edison bilang, kalo ada “tindakan” pas weekend atau libur tuh mesti kondisinya darurat … betul begitu pak ??

  6. putrie_kmps

    Yup tadi malam aja para petinggi BAPEPAM dan BEI beserta SROnya pada meeting mpe jam 2 malam
    Trus td pg masih lanjut meeting tuh mpe skrg…
    Sempet kena usir dech gr2 ruang meeting mo dipake

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s