Mengenal Sekilas Laporan Keuangan (6)

(sambungan dari part 5)

Entah mengapa, akhir-akhir ini saya semakin pelupa. Tadi pagi ketika sedang melihat ulang isi blog, saya melihat part 5 artikel seri ini dan membaca:

Bagi para pembaca artikel seri ini, saya minta maaf dulu sebelumnya karena part ini baru sempat saya buat sekarang. Ini merupakan bagian terakhir dari artikel seri ini, dan selanjutnya akan diteruskan oleh artikel seri Rasio Keuangan Sederhana.

Setelah membaca isi part 5, saya langsung tertegun. Loh, rupanya saya baru selesai membahas Balance Sheet (Neraca Keuangan) saja, sedangkan Income Statement (Laporan Laba Rugi) dan Cash Flow Statement (Laporan Arus Kas) belum sempat saya bahas. Ternyata artikel seri ini belum selesai……..

Ok.. back to work…

Dalam artikel kali ini, kita akan mulai berkenalan dengan Income Statement (Laporan Laba Rugi)…

—–oOo—–

Ketika kita dahulu membahas tentang Balance Sheet/Neraca Keuangan, saya pernah mengibaratkan Neraca seperti suatu “foto” dari perusahaan. Sebuah foto, hanya menggambarkan keadaaan pada detik foto itu diambil, dan tidak memberikan gambaran sesudah atau sebelumnya. Demikian juga Balance Sheet (Neraca Keuangan), ia  hanya bisa menggambarkan kondisi perusahaan pada tanggal tertentu.

Nah, jika sebuah Balance Sheet bisa diibaratkan sebagai “foto”, maka mungkin Income Statement (Laporan Laba Rugi)  bisa kita ibaratkan sebagai “video” yang menggambarkan bagaiman operasi perusahaan selama periode tertentu. Mirip dengan sebuah video, sebuah Income Statement akan bisa memberikan gambaran bagaimana ‘gerakan’ perusahaan selama periode itu. Kita bisa melihat, misalnya, bagaimana keuntungan perusahaan di periode ini, berapa nilai penjualan, berapa biaya produksi, dan lain-lain.

Analisa terhadap Income Statement penting karena:

  1. Laporan ini memberikan kita informasi ttg bagaimana hasil operasi selama periode (1 tahun ataupun 3 bulan terakhir)
  2. Dengan berdasarkan informasi di atas, kita bisa membuat suatu  “perkiraan” (ingat, hanya perkiraan) keuntungan perusahaan di masa depan.

Jadi apa saja komponen yg terkandung dalam sebuah Income Statement?

Secara garis besar, Income Statement berisi 3 komponen utama, yaitu :

  1. Revenue (Pendapatan)
  2. Costs (Segala Biaya & Pengeluaran)
  3. Net Income (ini merupakan selisih antara seluruh Revenue dan berbagai Costs).

Ketiga komponen ini disusun berurut dari atas seperti hitungan pengurangan bertingkat, yaitu pertama tama komponen Revenue di paling atas, lalu dibawahnya dikurangi dengan berbagai komponen Costs (Biaya/Pengeluaran), dan yang terakhir adalah Profit/Loss (yg merupakan hasil pengurangan Revenue dengan Costs). Untuk mengingat susunan ini tentu tidak sulit karena saya yakin tidak ada orang yang tidak tahu ‘aturan‘ bahwa Pendapatan (1) dikurangi Pengeluaran (2) adalah Laba/Rugi (3)

Sekarang kita akan mencoba melihat satu per satu ke 3 komponen ini dari paling atas.

—–oOo—–

Revenue (Pendapatan)

Revenue (Pendapatan) utama dari sebuah perusahaan biasanya didapat dari operasi di bisnis utamanya (core business). Sebuah pabrik sepatu, tentunya mendapatkan pendapatan utamanya dari penjualan sepatu. Akan aneh jika misalnya pendapatan terbesar pabrik sepatu itu justru adalah dari hasil menyewakan propertinya (bukan tidak mungkin, hanya saja akan ‘aneh’). Oleh karena alasan inilah maka Revenue (Pendapatan) yang menjadi ‘fokus’ dari sebuah Income Statement adalah Revenue (Pendapatan) dari operasi perusahaan itu (Operating Revenue).

Dari mana suatu perusahaan mendapatkan pendapatan operasinya? Tentu saja dari penjualan (alias Sales), baik apakah berbentuk barang ataupun jasa. Oleh sebab itulah, Operating Revenue ini kerap kali dipanggil dengan istilah yg lebih ‘memasyarakat‘, yaitu Sales (ataupun Sales Revenue).

PS: Sales ini terkadang dikenal juga dengan istilah informal ‘Top Line’ karena Sales ini ditempatkan di baris (line) paling atas (top) dari income statement.

Lalu apakah artinya semua penjualan yang dilakukan oleh perusahaan akan dimasukkan sebagai Sales? Bagaimana jika selama 1 tahun ini perusahaan menjual 1 juta pasang sepatu, tetapi ada retur (pengembalian) barang sebesar 20 ribu pasang? Atau bagaimana jika harga ‘asli’ 1 juta pasang sepatu itu adalah Rp 100 ribu, tetapi 50 ribu pasang di antaranya dijual dengan ‘diskon’ 35%?

Dalam hal ini, Sales yang diperhitungkan adalah Net Sales (Penjualan Bersih), yang telah memperhitungkan berbagai retur (pengembalian) ataupun berbagai hal seperti di atas.

—–oOo—–

Cost (Biaya/Pengeluaran)

Jika pendapatan terbesar dari suatu perusahaan adalah berasal dari Sales (Penjualan) produknya (baik barang ataupun jasa, maka umumnya pengeluaran (biaya) terbesar  untuk operasinya adalah terkait dengan produksi barang atau jasa tersebut. Sebuah pabrik sepatu, misalnya, mungkin akan mempunyai pengeluaran terbesar dalam bentuk pembelian bahan baku dan juga tenaga kerja.

Oleh karena itulah maka biaya yang pertama-tama dilihat dalam sebuah Income Statement adalah pengeluaran atau biaya untuk menghasilkan ‘produk yang dijual’ (baik barang ataupun jasa). Sebuah pabrik sepatu misalnya, mungkin komponen terbesar untuk biaya ini adalah dalam bentuk pembelian bahan baku.

Komponen biaya/pengeluaran yang dikeluarkan oleh perusahaan utk menghasilkan produknya ini dikenal sebagai Cost of Goods Sold (COGS).

Kita akan melihat lebih jauh lagi tentang COGS ini di artikel selanjutnya…

(bersambung ke part 7)

4 Comments

Filed under Pemikiran tentang Investasi

4 responses to “Mengenal Sekilas Laporan Keuangan (6)

  1. toto_lutu

    Waduh..sudah mulai nyambung tapi kok nanggung bro..

    Btw, gak ada BB dan WIR nih?😉

  2. udin

    usul bro, krn topik ini berisi cara membaca balance sheet, cashflow n Income nt dikasih contoh kasus balance sheet n analisanya br kita lebih jelas.

    thanks anyway.

  3. san

    part 7 nya lama beneeeeeerrrr😦

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s