Category Archives: Spekulasi

Ada Apa dengan Saham Perbankan?

Senin lalu, di kafetaria Kantor Redaksi Harian Jangan Serakah, saya dan Mister Ben sedang makan siang bersama. Sambil menunggu makanan kami diantarkan, kami berdua pun ngobrol-ngobrol sebentar.

Mister Ben: Bagaimana dengan investasi kamu di Indonesia, son? Ada hal yang menarik akhir-akhir ini?
Edison: Kalau investasi sih tidak ada yang menarik, mister. Kan cuma sekedar menjalankan Dollar Cost Averaging. Tapi kalau di bagian spekulasi sih ada.
Mister Ben: Oh ya? Memangnya ada apa dengan Spekulasi kamu?
Edison: Dua bulan lalu saya membeli saham bank X. Tetapi minggu lalu saya ‘terpaksa’ jual saham tersebut minggu lalu.
Mister Ben: Loh? Memangnya kamu dipaksa siapa?
Edison: Dipaksa Mister Market…
Mister Ben:
Loh kok begitu?
Edison: Ceritanya begini nih, mister…………

Continue reading

21 Comments

Filed under Spekulasi

Berkenalan Dengan Options (5)

(Sambungan dari part 4)

Minggu ini saya pikir ada baiknya kita kembali lagi ke artikel tentang Options, karena artikel seri Options sudah agak lama belum saya lanjutkan (alasan sebenarnya sih karena saya sedang tidak menemukan inspirasi untuk bahan tulisan 🙂 ). Dalam artikel kali ini, kita akan mulai melihat beberapa Strategi dalam dunia Options. Tetapi dalam artikel part 4, saya sempat memberikan “PR”. Untuk itu, sebelumnya mari kita melihat jawaban dari “PR” tersebut terlebih dahulu.

Continue reading

15 Comments

Filed under Spekulasi

Berkenalan dengan Options (4)

(sambungan dari part 3)

Dalam artikel part 4 ini, kita akan melihat lebih jauh beberapa hal tentang option. Tetapi sebelum saya melanjutkan pembahasan mengenai options, mari kita lihat dulu jawaban atas pertanyaan yang saya berikan di akhir part 3 artikel seri ini. Bagi teman-teman yang telah menjawab pertanyaan tersebut, cobalah utk memeriksa jawaban anda:

  • Jika seseorang berspekulasi bahwa harga saham suatu perusahaan akan naik (bullish), Options apakah yang akan ia beli? PUT? atau CALL? Karena dalam pertanyaan ini, yang ditanyakan adalah ‘membeli option’, maka jawabannya adalah CALL.
  • Dan sebaliknya, jika seseorang berspekulasi bahwa harga saham suatu perusahaan akan turun (bearish), Options apakah yang akan ia beli? PUT? atau CALL? Karena yg ditanyakan adalah ‘membeli option’, maka jawabannya adalah PUT
  • Apakah mungkin seseorang yang Bullish ‘bermain‘ PUT option? BISA, dengan cara MENJUAL PUT. Jika kita lihat pertanyaan no. 2, dimana pembeli PUT mempunyai pandangan yg ‘bearish’, maka tentunya lawannya (PENJUAL option PUT)  mempunyai pandangan ‘bullish’.
  • Apakah mungkin seseorang yang Bearish ‘bermain‘ CALL option? BISA, dengan cara MENJUAL CALL. Jika kita lihat pertanyaan no. 1, dimana pembeli CALL mempunyai pandangan yg ‘bullish’, maka tentunya lawannya (PENJUAL option CALL) mempunyai pandangan ‘bearish’.

Bagaimana? Apakah jawaban anda tepat semuanya? Selamat jika anda telah menjawab seluruh pertanyaan saya dengan benar. Kini saya akan mengajak teman-teman untuk melihat lebih detail salah satu ‘aspek’ Option, yaitu Harga Option.

Continue reading

9 Comments

Filed under Spekulasi

Berkenalan Dengan Corporate Warrant

Article by Alina
Edited by Edison

Membaca artikel seri ‘Berkenalan dengan OPTION’ yang sedang digarap oleh Edison, saya pikir ada baiknya jika saya mencoba untuk memperkenalkan Corporate Warrant atau yang di Indonesia lebih dikenal sebagai Waran. Kenapa  Corporate Warrant? Ini karena di pasar modal Indonesia, para pelaku pasar lebih mengenal Corporate Warrant. Berbeda dengan Option yang tidak terdapat di salah satu instrumen pasar modal Indonesia, peredaran Corporate Warrant ini  cukup luas di bursa Indonesia. Setelah pembaca membaca artikel mengenai Option tentunya pembahasan mengenai Corporate Warrant ini akan lebih mudah dipahami.

Apa itu Warrant? Continue reading

22 Comments

Filed under Spekulasi

Berkenalan dengan Options (3)

(sambungan dari part 2)

Di akhir part 2 artikel seri ini, saya sempat memberikan ‘PR’ kepada teman-teman pembaca seputar  option. Dalam artikel kali ini, kita akan melihat ‘jawaban‘ dari PR tersebut. Continue reading

24 Comments

Filed under Spekulasi

Berkenalan dengan Options (2)

(sambungan dari part 1)

Dalam artikel bagian 1, kita telah melihat sebuah ilustrasi sederhana tentang Options, sehingga saya harapkan bahwa teman-teman pembaca blog ini minimal telah mempunyai sedikit gambaran seperti apa sebenarnya instrumen Options itu. Kini, kita akan melihat lebih detail tentang options dan mekanismenya. Continue reading

28 Comments

Filed under Spekulasi

Berkenalan dengan Options (1)

article by Edison & Alina
edited by Edison

Sebenarnya rencana awal saya tadinya adalah menuliskan artikel seri Options sesudah artikel seri ‘Laporan Keuangan’ selesai. Tetapi terkadang timbul juga ‘rasa suntuk’ berbicara tentang topik tertentu, sehingga akhirnya saya putuskan untuk mengeluarkan artikel seri Options ini lebih awal.

—–oOo—–

Bagi sebagian pembaca blog ini, mungkin kata ‘Options’  sudah tidak asing lagi. Iklan-iklan yang menawarkan seminar/workshop option bisa dengan mudah ditemukan di berbagai media (walaupun sekarang tidak ‘seramai’ dulu lagi). Sebagai contoh, koran Kompas 2 hari lalu masih memuat iklan workshop option seharga Rp 5,5 juta dengan ‘garansi‘ bahwa ‘jika posisi trading rugi, sekalipun rugi sedikit, maka biaya seminar dikembalikan‘ (meskipun ada embel-embel ‘syarat & ketentuan berlaku‘). Iklan-iklan lainnya yang kerap saya lihat mengiming-imingkan keuntungan ratusan hingga ribuan persen. Dengan begitu gencarnya angin surga yang ditawarkan, tidak mengherankan banyak orang yang tergiur janji ‘surga option‘ dan rela merogoh koceknya untuk mendapatkan ‘jurus ampuh‘ bermain option. Continue reading

16 Comments

Filed under Spekulasi