Tag Archives: Obligasi

Celoteh: Hiruk Pikuk ORI 005

Hari ini penawaran perdana utk ORI 5 sudah berakhir. Terlepas dari apakah ikut membeli atau tidak di pasar perdana, rasa ingin tahu masyarakat terhadap ORI 5 ini sepertinya cukup tinggi. Ini terlihat dari cukup besarnya viewcount di dua artikel saya yang terkait dengan ORI 5.

Dari pengamatan saya selama masa penawaran perdana ORI 5 ini, baik atas orang-orang di ‘lapangan’, maupun atas pertanyaan yang saya dapat (di blog maupun di e-mail), ada satu hal menarik yang saya temui.  Apakah hal yang menarik perhatian saya itu? Hal yang menarik perhatian saya yaitu kekhawatiran orang-orang ORI 5 ini akan bernasib sama dengan ORI 4 yang harganya jatuh di pasar sekunder.

Begitu meluasnya kekhawatiran ini, sampai-sampai orang bank Panin tempat saya membeli ORI sampai bertanya kepada istri saya, ‘Kok beli ORI sih? Kan ada kecenderungan turun..’. Menarik bukan jika si penjual saja sampai ‘ragu‘ pada barang dagangannya? Kekhawatiran ini juga saya rasakan dari banyaknya pertanyaan di email yang bernada serupa, dan juga dari komentar di blog yg bertanya ‘beli sekarang atau di pasar sekunder ya?‘. Continue reading

28 Comments

Filed under Celoteh

ORI seri 005: Edison Pergi Ke Pasar!!!

Ketika saya kecil, salah satu tontonan yang paling saya suka adalah pertunjukan topeng monyet. Meskipun setelah dewasa saya merasa kasihan dengan monyetnya yg kerap diperlakukan kurang manusiawi (atau kera-wi?), tidak bisa dipungkiri tontonan itu sangat menarik bagi anak-anak.

Bagi saya sendiri, salah satu aksi yang selalu saya ingat dari pertunjukan topeng monyet adalah ketika monyet itu bergaya seakan ingin berbelanja ke pasar. Dengan memegang sebuah payung dan keranjang kecil, sang monyet berjalan bolak-balik sambil diiringi dengan suara gendang dan teriakan si pawang monyet : “Sarimin pergi ke pasar!!!” (entah mengapa, dulu banyak monyet yg oleh pawangnya dinamai Sarimin)

Hari ini, saya meluangkan waktu utk melakukan riset ke pasar sebelum melakukan investasi di ORI sehubungan dengan launching ORI seri 005. Tentuya tanpa membawa payung dan keranjang kecil, dan juga tanpa diiringi gendang serta teriakan: “Edison pergi ke pasar!!!“.

Lalu bagaimana hasil jalan-jalan saya ke ‘pasar’? Continue reading

41 Comments

Filed under Instrumen Investasi

ORI Seri 5

Dalam artikel seri Edison’s Week in Review minggu lalu, saya telah menyinggung tentang peluncuran ORI seri 5 di akhir bulan ini. Ketika artikel itu ditulis, belum ada pengumuman berapa besarnya kupon ORI seri 5 tersebut. Perkiraan saya sendiri adalah sebesar 10,45-11%,  dan saya menyarankan bahwa jika ternyata kuponnya dibawah angka tersebut, maka ada baiknya para pembaca blog mempertimbangkan untuk tidak membelinya di penawaran perdana, karena kemungkinan nasibnya bisa seperti ORI seri 4 yang harganya jatuh di pasar sekunder.

Tadi sore saya membaca artikel di detikfinance.com bahwa Dirjen Pengelolaan Utang telah memberikan keterangan resmi mengenai ORI seri 5 tersebut. Kupon untuk ORI seri 5 ini adalah sebesar 11,45%. Artikel di detikfinance.com tersebut menuliskan bahwa kupon tersebut adalah yang paling tinggi dibandingkan dengan ORI seri sebelumnya, tetapi ini tidak benar karena ORI seri 1 memberikan kupon sebesar 12,05% (bukan 10,25% seperti yg ditulis dalam artikel tersebut).

Pemberian kupon sebesar 11,45% utk ORI seri 5 ini sendiri cukup mencengangkan saya. Mengapa? Continue reading

23 Comments

Filed under Instrumen Investasi

Edison’s Week In Review: 9 Agustus 2008

Selama menulis artikel seri Week In Review, terkadang ada minggu yang ‘sepi’ di mana  relatif tidak ada berita yang menarik untuk dibahas, sehingga saya bingung mau menulis apa. Sebaliknya, juga ada minggu yang begitu ‘ramai’ sehingga saya lagi-lagi bingung mau menulis apa, karena tentunya tidak semua hal bisa saya bahas (krn keterbatasan tempat). Minggu ini masuk dalam kategori yang ke-2 ini. Continue reading

5 Comments

Filed under Edison's Week in Review

Bond Laddering dan Cerita Dua Ekor Ayam

PREFACE: Post saya kali ini akan berbicara mengenai instrumen obligasi. Untuk bisa mengikuti pembicaraan dalam post ini, pemahaman dasar tentang instrumen obligasi sangat diperlukan. Bagi para pembaca blog yang belum terlalu akrab dengan instrumen obligasi, mungkin bisa membaca terlebih dahulu 2 post saya yg lama: BOND…. James BOND dan Obligasi, Suku Bunga dan Credit Rating.

—–oOo—–

Seperti yang pernah saya jelaskan di blog ini, perubahan tingkat suku bunga akan menimbulkan perubahan harga obligasi. Meskipun demikian, besarnya perubahan harga obligasi ini akan berbeda-beda. Obligasi yang maturity/jatuh temponya masih lama, harganya akan lebih fluktuatif (bisa mengalami perubahan harga yang lebih besar). Sebaliknya, Obligasi yang maturity/jatuh temponya tidak lama lagi, akan relatif lebih stabil harganya (tidak akan banyak mengalami perubahan).

Mengapa demikian? Untuk menjelaskan hal ini, cara termudah mungkin adalah memakai ilustrasi berikut ini : Continue reading

12 Comments

Filed under Instrumen Investasi

Portofolio Investasi untuk Investor Defensif

WHAT THEY SAID…

Active (Enterprising) Investing is physically and intellectually taxing, but Defensive Investing is emotionally demanding

Charles Ellis

—–oOo—–

Seperti yang pernah saya tulis dalam salah satu post terdahulu saya, seorang Investor Defensif (Pasif) adalah adalah tipe Investor yang dalam menjalankan investasinya mengutamakan keamanan modal pokok, serta (tidak kalah pentingnya) kebebasan dari segala “kerepotan” dalam mengelola investasinya.

Ben Graham berpendapat bahwa hanya sedikit orang yang cocok dan mampu untuk menjadi Investor Aktif, dan mayoritas orang harus memposisikan dirinya sebagai Investor Defensive. Pendapat senada juga dikemukakan oleh Warren Buffet dalam wawancaranya dengan majalah FORTUNE beberapa bulan lalu.

Meskipun menjadi seorang investor defensif tidak membutuhkan waktu ataupun tenaga yang banyak, tetapi seperti ucapan Charles Ellis yang saya kutip di atas, menjadi Investor Defensive bisa sangat melelahkan secara emosional. Ini karena untuk menjadi investor defensif, kita  ibaratnya harus menjadi seorang ‘pertapa’ yang harus mampu bertahan dari segala godaan ‘keramaian’ dan ‘hiruk-pikuk’ di market. Continue reading

15 Comments

Filed under Pemikiran tentang Investasi

Obligasi, Suku Bunga dan Credit Rating

Dalam post “BOND….James BOND” saya telah membahas beberapa konsep dasar dalam investasi obligasi. Salah satu hal yang dibahas dalam post itu adalah bahwa harga pasar sebuah obligasi itu berfluktuasi, sehingga Yield obligasi itu pun juga akan berfluktuasi.

Pergerakan harga pasar sebuah obligasi bisa disebabkan oleh banyak hal. Meskipun demikian, bisa dikatakan 2 faktor utama yang mempengaruhi harga pasar (dan tentunya juga Yield) dari obligasi adalah perubahan tingkat suku bunga dan perubahan Credit Rating (Kualitas Kredit) dari perusahaan penerbit obligasi itu. Continue reading

2 Comments

Filed under Instrumen Investasi