Category Archives: Saya suka cerita Ekonomi

Detik-Detik Menjelang Hukuman Mati Raksasa Otomotif Chrysler

Sewaktu kuliah dahulu, di antara saya dan teman-teman saya ada sebuah ‘adat’ yang sejujurnya sangat menjengkelkan. ‘Adat’ jelek tersebut membuat ‘adegan’ di bawah ini kerap sekali terjadi dalam kelompok kami, terutama di sekitar waktu makan siang..

Edison: Wah, lapar nih!! Makan yuk?
Teman A: Yuk! Tapi makan apa ya?
Teman B: Gue sih terserah… Makan apa juga oke…
Teman A, C, D dan F: (dengan harmonis seperti paduan suara) Gue juga terserah….
Edison: Kalau gitu makan Bakmi gang Kelinci yuk? (P.S: sekarang Grand Kelinci)
Teman B: Wah, jangan Bakmi gang Kelinci deh…
Teman A: Gimana kalau Wendy’s?
Teman F: Duh… masak Wendy’s lagi? Bosen ah… yang lain aja…
Teman C: Food Court aja kalau gitu…
Teman A: Yaaaah, masak lagi panas-panas begini makan di food-court… keringetan nanti…. Gimana kalau MacDonald aja?
Teman C: Duh, MacDonald jam segini rame banget…antrinya lamaa!!!! Jangan di sana deh…
Edison: (Mengurut dada…. bingung di mana terserah-nya)

Continue reading

24 Comments

Filed under Saya suka cerita Ekonomi

Mal-Mal Yang Malang: Perkembangan Krisis Sektor Properti

Sekedar artikel ringan seputar ekonomi  yang saya tulis sambil menunggu siaran Liga Inggris.

Beberapa hari yang lalu ketika sedang berjalan-jalan di mal, saya bersua dengan seorang kenalan saya yang sudah agak lama tidak saya jumpai. Kami berdua pun lalu menanyakan kabar masing-masing setelah sekian lama ini, dari kabar tentang keluarga, anak hingga ke perihal pekerjaan. Kebetulan pekerjaan teman saya itu di bidang properti. Saya pun lalu menanyakan tentang berita-berita ‘hangat’ di pekerjaannya. Continue reading

32 Comments

Filed under Saya suka cerita Ekonomi

Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS)

Article by Alina

Berbicara mengenai Lembaga Penjaminan Simpanan, rasanya saya yakin tidak ada pembaca blog ini yang tidak mengenal badan yang satu ini. Bahkan jika ada orang yang belum pernah mendengar tentang LPS, maka hanya dari namanya saja, orang tersebut akan bisa menebak bahwa ‘tugas’ LPS adalah menjamin simpanan.

Nah, masalahnya kini, apakah anda sudah benar-benar mengerti cara menentukan simpanan/tabungan mana saja yang dijamin oleh LPS? Sebagian dari pembaca blog mungkin akan mengatakan bahwa ‘asalkan bunganya tidak di atas bunga penjaminan dan nilainya tidak di atas Rp 2 milyar, maka termasuk simpanan/tabungan yang dijamin’.

Meskipun jawaban tersebut benar, tetapi sebenarnya ada beberapa hal lagi yang masih terkait dengan penjaminan simpanan yang justru kerap tidak diketahui oleh banyak orang. Dalam artikel ini, kita akan melihat bersama-sama cara penentuan simpanan yang dijamin oleh LPS. Continue reading

73 Comments

Filed under Saya suka cerita Ekonomi

Kisah Seputar Bobroknya Manajemen Operasional Bank

Kemarin pagi istri saya bercerita tentang sebuah Surat Pembaca yang dilihatnya di harian Kompas beberapa waktu yang lalu. Setelah mendengar ceritanya, saya lalu teringat pengalaman pribadi saya beberapa tahun yang hampir ‘sejenis‘. Akhirnya artikel ini pun saya tulis karena saya merasa pengalaman pribadi saya dan juga cerita di surat pembaca tersebut bisa menjadi bahan ‘pelajaran’ bagi teman-teman pembaca.

Pertama-tama, mari kita lihat pengalaman pengalaman pribadi saya terlebih dahulu. Continue reading

56 Comments

Filed under Saya suka cerita Ekonomi

Duri-Duri Derita Derivatif: Pelajaran dari Kasus Perbankan Indonesia

Baru-baru ini, saya menerima sebuah e-mail dari pembaca blog ini. Isi emai itu sendiri sangat singkat:

Bung Edison, tolong dong diulas mengenai transaksi derivatif yang terjadi di bank akhir-akhir ini.

Karena topik itu agak menarik, saya pikir tidak ada salahnya saya memenuhi request/permintaan tersebut. Apalagi mengingat sudah agak lama sejak saya terakhir kali menulis artikel seri ‘Saya suka cerita ekonomi’.

Jadi apa sih sebenarnya ‘derivatif‘? Dan derivatif apa sih yang sedang dihebohkan akhir-akhir ini di Indonesia? Continue reading

8 Comments

Filed under Saya suka cerita Ekonomi

Meneropong 2009: Ancaman Tingkat Pengangguran

Dalam artikel pertama Meneropong 2009, saya telah berbicara mengenai ancaman Kredit Konsumsi. Kini, melanjutkan artikel tersebut, saya ingin mengangkat topik berikutnya yang saya rasakan akan menjadi salah satu fokus tahun 2009 ini, yaitu ancaman tingkat pengangguran.

Sebenarnya saya mulai terpikir untuk menulis artikel ini sejak 1 bulan lalu (13 January, skrg sudah 11 February). Tetapi setelah menulis 2 paragraf, entah mengapa pikiran saya menjadi buntu. Saya tidak menemukan ide untuk menulis tentang topik ini dengan menarik (minimal agar yang membacanya tidak sampai ketiduran).

Artikel yang 'terlantar' sebulan

Artikel yang 'terlantar' sebulan

Jadi mengapa saya ingin mengangkat topik tingkat pengangguran? Mengapa artikel ‘terlantar‘ ini akhirnya saya ‘tongolkan‘ juga? Continue reading

24 Comments

Filed under Saya suka cerita Ekonomi

Meneropong 2009: Ancaman Kredit Konsumen

Untuk artikel awal tahun ini, saya pikir saya ingin menulis tentang beberapa hal yang saya pikir mungkin akan bisa menjadi isu penting di tahun 2009. Artikel-artikel ini akan saya tuliskan dalam seri “Meneropong 2009”.

—–oOo—–

Dalam bagian pertama artikel seri ini, saya ingin membahas mengenai kredit konsumen di Indonesia. Kredit konsumen, yang kerap dikenal juga sebagai kredit konsumsi, adalah segala pinjaman yang diambil oleh konsumen untuk melakukan keperluan konsumsi. Yang termasuk ke dalam kategori ini misalnya adalah pinjaman kartu kredit, kredit motor, mobil dan lain-lain. Sederhananya? Pinjaman yang tidak dipakai untuk melakukan kegiatan usaha.

Mengapa saya tertarik untuk membahas masalah kredit konsumen? Jawabannya bisa ditemukan di Korea Selatan di tahun 2003. Continue reading

18 Comments

Filed under Saya suka cerita Ekonomi